Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Langit umumnya cerah, 20.4 ° C

Disiapkan Daya 90 Megawatt untuk Pembangunan Pangandaran

Agus Kusnadi
RSU Pandega Pangandaran pemasok daya listrik terbesar di Kab. Pangandaran hingga mencapai 3,4 megawatt.*/AGUS KUSNADI/KABAR PRIANGAN
RSU Pandega Pangandaran pemasok daya listrik terbesar di Kab. Pangandaran hingga mencapai 3,4 megawatt.*/AGUS KUSNADI/KABAR PRIANGAN

PANGANDARAN,(PR).- Perusahaan Listrik Negara (PLN) telah menyiapkan pasokan daya untuk menyuplai kebutuhan di wilayah Kabupaten Pangandaran.

Menurut Manager PLN Rayon Pangandaran Alif Aji Suseno, bahwa PLN telah menyiapkan pasokan daya sebesar 90 megawatt yang disuplai dari Gardu Induk untuk memenuhi kebutuhan listrik di wilayah Kabupaten Pangandaran.

"Pasongan listrik untuk di Pangandaran masih aman," ujar Alif saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa, 17 September 2019.

Proyeksi tersebut kata Alif, dilihat beban maksimal yang disuplai di wilayah Pangandaran sebagai daerah pariwisata.

"Beban listrik hotel-hotel untuk hari Sabtu dan Minggu atau weekend hanya terpakai 26 megawatt. Kalau hari-hari biasa paling mencapai 21 megawatt saja," ungkapnya.

Bahkan, kata dia, untuk memenuhi kebutuhan listrik yang membutuhkan daya yang cukup besar seperti untuk rumah sakit, gedung Unpad Pangandaran, Piamari, Poltek Kelautan dan tempat-tempat industri,  PLN sudah menyiapkan jaringan dengan kabel tanam.

"Kita sudah siapkan sebanyak 5 jalur kabel tanam khusus untuk rumah sakit, Unpad, Piamari dan industri," ucap Alif.

Masih menunggu

Alif mengatakan, bahkan PLN sudah siapkan daya akhir untuk kebutuhan listrik di rumah sakit sebesar 3,4 megawatt, dan itu pasokan daya terbesar untuk di Pangandaran.

"Kalau sekarang baru kita pasok sebesar 1,1 megawatt saya karena paling kebutuhannya untuk sistem penerangan, lift dan AC saja yang besar, kalau alat medis saya rasa tidak terlalu banyak memakan daya, disesuaikan kebutuhannya," tuturnya.

Hanya saja, lanjut Alif, pihaknya masih menunggu dari pihak Grand Pangandaran, berapa kebutuhan listrik untuk mensuport Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

"Kita tinggal menunggu kabar dari pihak Grand Pangandaran, berapa sih kebutuhan listrik untuk di KEK. Asal jangan mendadak aja, soalnya kita harus mempersiapkan terlebih dahulu," ucapnya, seraya menambahkan, upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, pihaknya terus melakukan pemeliharaan secara rutin.

"Sebenarnya kendala untuk di wilayah Kab Pangandaran hanya di pohon aja sih yang sering menggangu jaringan listrik yang menyebabkan arus listrik padam," ujarnya kepada wartawan Kabar Priangan, Agus Kusnadi.***

Bagikan: