Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Sedikit awan, 20.4 ° C

Warga Cirebon Mengeluh ke TNI, Takut Keluar Malam

Ani Nunung Aryani
ILUSTRASI kriminalitas.*/DOK.PRFM
ILUSTRASI kriminalitas.*/DOK.PRFM

CIREBON, (PR).- Maraknya aksi kriminalitas dan kekerasan yang melibatkan anggota geng motor maupun pelaku kriminal lainnya di Kota Cirebon, sudah sangat meresahkan masyarakat. 

Tidak sedikit warga yang tidak berani keluar rumah untuk menunaikan keperluannya dan memilih tetap tinggal di dalam rumah saat malam, karena takut akan keselamatannya selama di luar rumah.

Selain tingkat keamanan yang semakin rawan, warga juga mengeluhkan banyaknya pekerja seks komersial yang masih bisa berkeliaran di sejumlah titik jalan di Kota Cirebon, diantaranya di Jalan Kali Baru. Sejumlah persoalan tersebut diungkapkan warga kepada TNI.

Komandan Kodim 0614/Kota Cirebon Letkol Inf Herry Indriyanto yang baru saja menempati jabatannya, melaksanakan silaturahmi dengan tokoh masyarakat dan para ketua RW se-Kelurahan Panjunan Kecamatan Lemahwungkuk Kota Cirebon, di kantor Sekretariat Forum Panjunan Bersatu (FPB) Jalan Sisingamangaraja Kota Cirebon, Senin 16 September 2019.

Menanggapi keluhan warga, Dandim mengungkapkan, terkait geng motor, Pemerintah Kota Cirebon bersama Kodim 0614/Kota Cirebon dan Polres Cirebon Kota akan melaksanakan patroli bersama.

"Selain itu, pemasangan CCTV dan lampu penerangan di wilayah yang diindikasikan memiliki tingkat kerawananan yang tinggi akan ditambah," ungkapnya.

Cari solusi

Sedangkan terkait dengan keberadaan pekerja seks komersial di jalan Kali Baru, katanya, persoalan tersebut akan disampaikan kepada Wali Kota Cirebon untuk dicarikan solusinya. 

"Nanti akan dibicarakan solusi yang bisa dilakukan. Bisa saja misalnya dengan membangun taman dengan penerangan yang cukup, agar tidak disalahgunakan untuk kegiatan yang negatif," jelasnya.

Dikatakannya, sejumlah kegiatan juga bisa digelar untuk memberikan kesempatan kepada warga bersosialisasi dan mengembangkan diri.

"Melalui Danramil di wilayah serta Babinsa di setiap kelurahan, bakal melibatkan pemuda dalam pembinaan wilayah dan masyarakat melalui kegiatan yang positif seperti olah raga bersama dan karya bakti," jelasnya.

Menurutnya, dengan sejumlah kegiatan positif itu, diharapkan terjalin komunikasi antara Babinsa dan para Ketua RW/RT, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda.

"Sehingga setiap permasalahan yang terjadi di masyarakat dapat diketahui secara cepat dan bisa dilakukan langkah-langkah antisipasi," paparnya.

Pada kesempatan tersebut, Herry Indriyanto menyampaikan apresiasi atas kegiatan silaturahmi dan pertemuan bersama perwakilan masyarakat Kelurahan Panjunan.

"Sekaligus saya memperkenalkan diri sebagai Dandim Kota Cirebon yang baru, semoga dapat mempererat tali silaturahmi dan kerja sama dalam menjaga kondusifitas guna memajukan Kota Cirebon. Kami berharap dalam pertemuan ini dapat disampaikan permasalahan yang terjadi di wilayah Kelurahan Panjunan dan dapat dicari solusi bersama sama," tukasnya.***

Bagikan: