Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Langit umumnya cerah, 20.4 ° C

Kebakaran Sulit Dikendalikan, Kerugian Mencapai 40 Miliar

Tati Purnawati
PETUGAS BPBD tengah melakukan pemadaman api yang membakar Gunung Margatapa  di Blok Sukamulya, Kelurahan  Babakanjawa, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka.*/TATI PURNAWATI/KABAR CIREBON/DOK. BPBD
PETUGAS BPBD tengah melakukan pemadaman api yang membakar Gunung Margatapa di Blok Sukamulya, Kelurahan Babakanjawa, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka.*/TATI PURNAWATI/KABAR CIREBON/DOK. BPBD

MAJALENGKA,(PR).- Gunung dan hutan Margatapa yang berada di Blok Sukamulya, Kelurahan  Babakanjawa, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka seluas 12,1 hektare lebih hangus terbakar. Api membumbung tinggi menyelimuti gunung hingga menyerupai gunung api.

Tidak ada korban jiwa pada musibah tersebut dan tidak sampai merembet ke pemukiman penduduk walaupun jaraknya tidak begitu jauh. Hanya nilai kerugian ditaksir mencapai kurang lebih Rp 40 miliar. Belum diketahui secara pasti dari mana sumber api tersebut, hanya sejumlah warga menyebutkan, sumber api diperkirakan berasal dari pembakaran hutan yang dilakukan oleh warga setempat yang membuka lahan untuk persiapan tanam palawija mejelang musim penghujan mendatang.

Menurut keterangan sejumlah warga sekitar Gunung Marhatapa, Minggu 15 September 2019, kebakaran hutan di Gunung Margatapa ini nyaris setiap tahun terjadi, namun kondisinya tidak separah kali ini yang terjadi mulai Jumat sore hari hingga Sabtu siang. Luasan wilayah juga tidak separah sekarang.

“Kejadian tiap tahun, biasana nu ngosrek, babad diduruk, nyaliara angin ageung terus kawalagar  (Kejadiannya tiap tahu, biasanya orang yang tengah membersihkan hutan kemudian dibakar, apinya menyebar tak bsia dikendalikan),” ungkap Diding salah seorang warga.

Tahun lalu menurutnya ada perkebunan mangga yang sedang berbuah, semua rontok akibat terbakar, namun beruntung segera diketahui pelakunya dan akhirnya terpaksa mengganti kerugian kebun mangga tetangganya.

Dugaan sementara kebakaran kali ini pun menurut Diding dan Idham kasusnya sama.

Ke puncak gunung

Kepala Pelaksana Badan Penanggulan Bencana Daerah Kabupaten Majalengka, Agus Permana mengatakan, kebakaran terjadi sekira pukul 15.00 WIB, diketahui ada kepulan asap yang cukup besar di Blok Sukamulya. Semula kebakaran berada di bagian tengah gunung namun kemudian api merembet hingga ke puncak gunung.

Medan yang curam serta angin yang cukup kencang dan kondisi hutan banyak ilalang dan pohon bambu menyulitkan tim dalam melakukan pemadaman.

“Pukul 19.00 WIB hingga tengah malam pukul 24.00 WIB api malah semakin besar, kebakaran semakin meluas karena angin yang kencang. Sementara pemadaman dilakukan dengan cara manual. Api bari bisa dikendalikan pada Sabtu siang pukul 09.45 WIB,” ungkap Agus.

Namun, katanya, bara api di puncak gunung masih nampak, dan api baru benar-benar mati pada Sabtu tengah malam.

Disampaikan Agus upaya pemadaman selain Pusdalops PB BPBD, juga melibatkan Damkar, TNI dan Polri, relawan, aparat kelurahan serta ratusan masyarakat terus berjibaku membuat sekat bakar dan melakukan pemadaman dengan daun dibagian ujung api.

Kerugian yang diserita menurut Agus belum dihitung secara pasti namun perkirakaan mencapai Rp 39.931.000.000. Pepohonan yang terbakar adalah perkebunan mangga, jati, perkebunan bambu dan pohon keras lainnya.

“Kerugian belum dihitung secara tepat dan cermat terutama pepohonan dan harga tanaman,” ungkap Agus.***

Bagikan: