Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Sedikit awan, 20.4 ° C

Pasar Baru Bekasi Kebakaran, Aktivitas Niaga Belum Normal

Riesty Yusnilaningsih
KONDISI Pasar Baru Bekasi, Sabtu 14 September 2019 usai kebakaran pada Jumat 13 September 2019 malam.*/RIESTY YUSNILANINGSIH/PR
KONDISI Pasar Baru Bekasi, Sabtu 14 September 2019 usai kebakaran pada Jumat 13 September 2019 malam.*/RIESTY YUSNILANINGSIH/PR

BEKASI, (PR).- Selama delapan jam lebih, kobaran api di Pasar Baru Bekasi, Kecamatan Bekasi Timur, melahap puluhan kios di lantai rubanah. Tebalnya kepulan asap dan sulitnya sumber air menjadi kendala pemadaman oleh 16 armada dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi. Mereka dibantu masing-masing dua unit kendaraan pemadam kebakaran dari Kabupaten Bekasi dan DKI Jakarta.

Api yang terdeteksi sekira pukul 19.00, Jumat 13 September 2019, baru bisa benar-benar padam pukul 3.20, Sabtu 14 September 2019. Namun hingga siang hari, petugas Damkar Kota Bekasi tetap menyiagakan armada dan personel di lokasi kebakaran.

"Khawatir muncul percikan api lagi. Supaya bisa lebih cepat ditangani, maka kami siaga di sini dulu," kata Ketua Kompi B Dinas Damkar Kota Bekasi Iba Wardani.

Sementara itu, di sekitar gedung Pasar Baru Bekasi, puluhan pedagang sibuk memindahkan barang-barang yang masih bisa diselamatkan.

"Walau selamat, semuanya kotor kena abu. Kemungkinan dicuci dulu setelah semua dipindahkan dari kios," kata Fika, pedagang pakaian wanita.

KONDISI Pasar Baru Bekasi, Sabtu 14 September 2019 usai kebakaran pada Jumat 13 September 2019 malam.*/RIESTY YUSNILANINGSIH/PR

Menurut Fika, atasannya memiliki total tiga kios di lantai rubanah Pasar Baru Bekasi. Ketiga kiosnya bisa selamat dari amukan api, tetapi tetap terkena imbasnya.

"Dua kios lain menjual pakaian anak dan bayi. Sama-sama bisa diselamatkan barang-barangnya tapi dalam kondisi kotor semua terkena abu," katanya.

Fika dan para pedagang yang lain baru bisa memindahkan barang dagangan yang selamat pada siang harinya. Sebab saat mengetahui informasi pasar terbakar Jumat malam, pedagang sudah tidak bisa memasuki area dalam gedung.

"Kobaran api sudah sangat besar, petugas melarang kami masuk demi alasan keselamatan," katanya.

KONDISI Pasar Baru Bekasi, Sabtu 14 September 2019 usai kebakaran pada Jumat 13 September 2019 malam.*/RIESTY YUSNILANINGSIH/PR

Uda, pedagang lainnya, masih berada di sekitar pasar saat kebakaran awal diketahui.

"Sekira Isya, saya masih di pasar walau toko sudah tutup sebelum Maghrib. Saat mendengar informasi kebakaran, api sudah besar memang di bagian tengah lantai rubanah," katanya.

Perniagaan belum normal

Di lantai rubanah tersebut, mayoritas pedagang berjualan kebutuhan sandang seperti pakaian, sepatu, tas, peralatan salon, dan perlengkapan rumah. Material yang mudah terbakar tersebut membuat api cepat membesar dan merambat ke kios-kios lain di sekitarnya.

Aktivitas niaga di Pasar Baru Bekasi pada Sabtu 14 September 2019 jauh dari normal. Kios-kios yang tak terkena kobaran api banyak yang tutup. Jika tetap buka, tidak beroperasi maksimal karena padamnya aliran listrik.

KONDISI Pasar Baru Bekasi, Sabtu 14 September 2019 usai kebakaran pada Jumat 13 September 2019 malam.*/RIESTY YUSNILANINGSIH/PR

di lantai rubanah, dalam kegelapan, pedagang masih berusaha menyelamatkan barang-barang serta membersihkan kios. Hawa panas masih terasa di bagian dalam bangunan, demikian pula dengan bau menyengat yang masih tercium. Garis polisi terpasang di sejumlah sudut. Tembok-tembok yang menghitam karena hangus berpadu dengan lantai becek karena genangan air kehitaman.

Kepala Dinas Damkar Kota Bekasi Aceng Solahudin mengatakan, dinasnya belum mengetahui penyebab pasti kebakaran. Namun kuat dugaan, api muncul karena hubungan pendek arus listrik.

"Tidak ada korban jiwa, tapi kerugian materinya ditaksir sampai ratusan juta," katanya.***

Bagikan: