Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Umumnya cerah, 32.2 ° C

Wagub Jabar Sebut Curugsawer Pangandaran Bisa Jadi Destinasi Wisata

Advertorial
WAKIL Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum saat meninjau Curugsawer di Kabupaten Pangandaran, Jumat 13 September 2019.*/DOK. HUMAS PEMPROV JABAR
WAKIL Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum saat meninjau Curugsawer di Kabupaten Pangandaran, Jumat 13 September 2019.*/DOK. HUMAS PEMPROV JABAR

PANGANDARAN, (PR).- Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, Curugsawer yang berada di Kabupaten Pangandaran tidak hanya merupakan sumber pengairan masyarakat, tetapi juga dapat menjadi destinasi wisata yang menarik.

Oleh karena itu, kata Uu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar akan membangun bendungan guna menambah nilai dari Curugsawer. Dia pun menyatakan, bendungan Curugsawer memiliki tiga manfaat.

“Ada tiga manfaat dari bendungan Curugsawer. Pertama jelas untuk pengairan beberapa desa dan ribuan hektare lahan. Menurut masyarakat, sawah yang diairi oleh bendungan itu lebih dari 3.000 hektare. Jadi sudah menjadi kewenangan Pemdaprov (Pemerintah Daerah Provinsi) Jabar. Selain itu, sudah banyak wisatawan yang datang,” ucap Uu saat meninjau Curugsawer di Kabupaten Pangandaran, Jumat 13 September 2019.

Selain membangun bendungan, pekerjaan pertama Pemdaprov Jabar adalah memperbaiki aksestabilitas menuju Curugsawer, seperti menyelesaikan pembangunan jalan yang belum tuntas. Karena, saat ini, akses menuju bendungan tergolong sulit.

“Ini sudah menjadi tugas dari kami untuk mencari potensi wisata. Minimal, 10 desa per kabupaten/kota memiliki destinasi wisata yang menarik. Kami juga akan mengembangkan potensi tersebut sehingga menjadi tempat yang bermanfaat untuk masyarakat sekitar,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Uu mengatakan, bendungan Curugsawer dapat menjadi tempat Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Meski demikian, dia menyatakan, pihaknya perlu melakukan kajian komprehensif terkait PLTA.

“Yang ketiga, Curugsawer ini bisa untuk listrik, pembangkit tenaga listrik. Tapi, ini semua tidak bisa tiba-tiba dibangun harus ada kajian,” ucap Uu mengakhiri.***

Bagikan: