Pikiran Rakyat
USD Jual 14.031,00 Beli 14.129,00 | Sedikit awan, 23.3 ° C

TK Al-Falah Mendadak Viral Berkat Lukisan  3 Dimensi

Windiyati Retno Sumardiyani
SISWA berfoto dengan latar lukisan tiga dimensi di TK Al-Falah, Perumahan Bukit Dago Housing Estate, Jalan Pensidikan, Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, belum lama ini. Berkat lukisan 3D, TK Al-Falah ramai dikunjungi masyarakat yang ingin berswafoto.*/DOK. YAYASAN TK AL FALAH
SISWA berfoto dengan latar lukisan tiga dimensi di TK Al-Falah, Perumahan Bukit Dago Housing Estate, Jalan Pensidikan, Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, belum lama ini. Berkat lukisan 3D, TK Al-Falah ramai dikunjungi masyarakat yang ingin berswafoto.*/DOK. YAYASAN TK AL FALAH

TAK perlu jauh-jauh untuk berswafoto dengan latar pemandangan lukisan tiga dimensi layaknya di museum De Mata, Yogyakarta. Di TK Al-Falah, Perumahan Bukit Dago Housing Estate, Jalan Pendidikan, Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, baik siswa, orang tua murid, bahkan masyarakat biasa bisa berswafoto secara gratis di kawasan TK Al-Falah.

Taman Kanak-kanak Al Falah, belum lama ini memang menjadi perbincangan di kalangan orang tua siswa TK lantaran keberadaaan lukisan 3 Dimensi (3D)  di kawasan sekolah mereka. Lukisan 3D yang dilukis sendiri oleh para guru itu viral karena unik dan menarik sebagai objek swafoto.

Tema lukisan 3D yang diambil juga tergolong unik, yakni pemandangan dan hewan-hewan seperti kura-kura, jerapah, lumba-lumba, hingga air terjun. Lukisan 3D tersebut dilukis di dinding dan lantai kawasan TK seluas 400 meter persegi.

Inisiator lukisan 3D sekaligus Ketua Yayasan Al Falah, Risa Arisnawati mengatakan, ide menghadirkan lukisan 3D di TK Al-Falah berawal dari keinginan untuk membuat siswa TK  tidak jenuh berada di sekolah. Beruntung, beberapa staf pengajar TK Al-Falah yang juga sarjana seni dari Yogyakarta mahir membuat lukisan 3D. Hanya dalam kurun waktu satu minggu,10 lukisan 3D bertema kebun binatang pun menghiasi TK Al-Falah sejak Juli 2019 lalu.

“Tadinya mau lukisan biasa saja, tapi setelah dipikir-pikir kurang menarik ya. Kita kasih yang beda dengan memilih lukisan 3D. Kita ingin memberikan sesuatu yang lebih pada sekolah, agar anak-anak enggak jenuh, kita sesuaikan dengan keinginan anak zaman sekarang,  yang suka selfie-selfie,” ujar Risa kepada “PR”, Jumat, 13 September 2019.
 

Risa mengatakan, siswa TK Al-Falah, bahkan para orang tuanya cukup antusias dengan keberadaan lukisan 3D tersebut. Mereka kemudian membagikan foto bersama lukisan tersebut ke media sosial sehingga TK Al-Falah menjadi TK yang cukup dicari oleh masyarakat.

“Beberapa TK sampai ada yang kunjungan ke sini, karena di TK mereka belum ada seperti ini. Efek viralnya lukisan ini juga ada orang tua siswa dari jauh menyekolahkan anaknya ke sini.  Ya bukan hanya karena lukisan 3D saja sebenernya,  yang utama TK ini nyaman, dan sekolahnya tidak terlalu formil,” papar Risa.

Meskipun berada di lingkungan sekolah, Risa mempersilakan masyarakat yang sekadar ingin berswafoto di lukisan 3D untuk datang  ke TK Al-Falah. RIsa meyakini, kehadiran masyarakat umum tidak menganggu kegiatan belajar mengajar karena lukisan itu tidak berada di dalam kelas. “Ya dari pada jauh-jauh ke museum 3D, bayar mahal, silakan datang saja ke Al-Falah. Di sini gratis. Anak-anak juga sangat senang di sini,” ucap Risa.

Sementara itu Kepala TK Al-Falah Surip mengatakan, kehadiran lukisan 3D tersebut menambah semangat siswa untuk belajar berekpresi.  Beberapa orang tua bahkan tidak mengira anaknya dapat diarahkan untuk bergaya saat berfoto dengan latar lukisan 3D. “Semangat anak-anak untuk belajar jadi lebih tinggi karena mereka betah di sekolah. Buktinya, saat ini TK kami memiliki kurang lebih 100 siswa,” ujar Surip.***

Bagikan: