Pikiran Rakyat
USD Jual 13.896,00 Beli 13.994,00 | Langit umumnya cerah, 16.3 ° C

Kapolda Jabar Beri Rumah untuk Keluarga Ipda Erwin

Shofira Hanan
KAPOLDA Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi melakukan prosesi terima rumah untuk keluarga Ipda Erwin, di Nagrak, Cianjur, Kamis, 12 September 2019. Kapolda menghadiahi keluarga Ipda Erwin sebuah rumah sebagai bentuk penghargaan dan mengenang jasa almarhum yang gugur saat bertugas mengamankan unjuk rasa.*/SHOFIRA HANAN/PR
KAPOLDA Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi melakukan prosesi terima rumah untuk keluarga Ipda Erwin, di Nagrak, Cianjur, Kamis, 12 September 2019. Kapolda menghadiahi keluarga Ipda Erwin sebuah rumah sebagai bentuk penghargaan dan mengenang jasa almarhum yang gugur saat bertugas mengamankan unjuk rasa.*/SHOFIRA HANAN/PR

KEJUTAN manis diterima keluarga almarhum Ipda Erwin Yudha Wildani, polisi yang tewas terbakar di Cianjur. Sebuah rumah tipe 36 dihadiahkan Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudy Sufahriadi sebagai bentuk penghargaan kepada polisi berjasa besar itu.

Sebuah rumah di kawasan Nagrak, Cianjur itu diberikan agar bisa dihuni oleh istri almarhum, Sukarni (46) dan dua orang anaknya. Tidak ada yang menyangka atas pemberian hadiah itu.

“Saya sangat terharu dan tidak menyangka diberikan kejutan sebuah rumah. Terima kasih telah memberikan tempat tinggal bagi kami,” ujar dia, usai serah terima kunci dan sertifikat rumah, Kamis, 12 September 2019.

Selama ini, Ipda Erwin dan keluarganya tinggal di sebuah rumah sederhana yang berada di Jalan Mayor Harun Kabir RT 03/11, Gang Pulo VI. Sepeninggal almarhum, keluarga tetap menghuni rumah tersebut sampai akhirnya diberikan hunian baru oleh Kapolda Jabar.

Tidak banyak yang disampaikan Sukarni, selama proses serah terima, wanita berjilbab itu nampak terharu dan lebih banyak mengucapkan terima kasih kepada banyak pihak. “Semoga apa yang diberikan ini bermanfaat, dan kebaikannya dibalas oleh Allah SWT,” ucapnya.

Di kesempatan yang sama, ia juga mengucapkan ungkapan syukur dan terima kasih atas bantuan Pemkab Cianjur yang memberikan beasiswa bagi putri mereka Adinda Wulandari (18), serta kesempatan bekerja bagi Erik Saputra (20) di lingkungan pemda.

Plt Herman Suherman mengatakan, hal itu diberikan sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah terhadap kelangsungan nasib putra dan putri Ipda Erwin.

KAPOLDA Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi melakukan prosesi terima rumah untuk keluarga Ipda Erwin, di Nagrak, Cianjur, Kamis, 12 September 2019. Kapolda menghadiahi keluarga Ipda Erwin sebuah rumah sebagai bentuk penghargaan dan mengenang jasa almarhum yang gugur saat bertugas mengamankan unjuk rasa.*/SHOFIRA HANAN/PR

Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi mengatakan, apa yang diberikan kepada keluarga Ipda Erwin adalah salah satu cara untuk mengenang jasa almarhum. “Walaupun, apa yang kami berikan ini tidak sebanding dengan pengorbanan almarhum. Semoga keluarga berkenan menerima hadiah ini. Dan kami benar-benar akan terus mengenang almarhum,” kata Rudy.

Semua yang menimpa Erwin diharapkan menjadi yang pertama dan terakhir. Menurut dia, unjuk rasa berakhir ricuh sehingga memakan korban jiwa dari kalangan kepolisian baru pertama kali terjadi. Ia tidak ingin, kegiatan unjuk rasa ke depannya berlangsung tidak sesuai prosedur agar kejadian serupa bisa dihindari.

Sementara itu, perkembangan proses hukum terhadap tersangka yang menyebabkan Ipda Erwin terbakar saat ini masih terus berjalan. Rudy mengatakan, jumlah tersangka tidak bertambah dan kepolisian masih melakukan pemeriksaan.

”Semua tersangka dikenakan hukum dan aturan yang berlaku. Untuk semua proses pemeriksaan masih dilakukan oleh Polres Cianjur,” ucapnya.

Kasatreskrim Polres Cianjur AKP Budi Nuryanto menambahkan, setelah melakukan pemeriksaan dan menetapkan lima tersangka, tidak ditemukan adanya keterlibatan aktor intelektual dalam aksi unjuk rasa yang menyebabkan Ipda Erwin dan tiga polisi lainnya terbakar.

”Sejauh ini kami tidak menemukan aktor intelektual di balik aksi unjuk rasa yang berakhir ricuh dan membuat anggota polisi terbakar," kata Budi.

Ia menjelaskan, rekonstruksi akan segera disiapkan setelah berkas pemeriksaan selesai. Proses tersebut akan dilakukan, sebelum kasus tersebut dilimpahkan ke kejaksaan.***

Bagikan: