Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Umumnya berawan, 20.2 ° C

Polisi Ciamis Ringkus Enam Anggota Sindikat Curanmor

Nurhandoko
ENAM tersangka pelaku curanmor di wilayah Indramayu dan sekitarnya ditangkap Kepolisian Ciamis. Dari tangan tersangka diamankan barang bukti 3 mobil, 9 sepeda motor, berikut seperangkat kunci yang dimodifikasi untuk membobol pintu, telefon genggam serta jumper. Keenamnya diperlihatkan Kapolres Ciamis Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Bismo Teguh Prakoso saat memberikan keterangan penangkapan sindikat pencurian tersebut di Mapolres Ciamis, Rabu, 11 September 2019.*/NURHANDOKO/PR
ENAM tersangka pelaku curanmor di wilayah Indramayu dan sekitarnya ditangkap Kepolisian Ciamis. Dari tangan tersangka diamankan barang bukti 3 mobil, 9 sepeda motor, berikut seperangkat kunci yang dimodifikasi untuk membobol pintu, telefon genggam serta jumper. Keenamnya diperlihatkan Kapolres Ciamis Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Bismo Teguh Prakoso saat memberikan keterangan penangkapan sindikat pencurian tersebut di Mapolres Ciamis, Rabu, 11 September 2019.*/NURHANDOKO/PR

CIAMIS, (PR).- Kepolisian resor (Polres) Ciamis berhasil menggulung enam orang sindikat pelaku pencurian kendaraan bermotor, berikut mengamankan beberapa barang bukti hasil kejahatannya. Selama ini sindikat tersebut beroperasi di wilayah Priangan, Indramayu, dan sekitarnya.

Selama sebulan melakukan memburu sindikat tersebut, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 3 unit mobil, 9 sepeda motor, telefon genggam yang selama ini digunakan untuk berkomunikasi. Selain itu seperangkat anak kunci yang dimodifikasi untuk menjebol pintu, serta soket untuk jumper mesin. Keenam tersangka yakni AP (44), IS (21), AS (27), JL 24), serta UB (17) dan PA (17), keduanya putus sekolah.  

“Dalam kurun waktu sekitar lima bulan kami menerima laporan kehilangan kendaraan dari beberapa tempat. Selama dilakukan penyelidikan, akhirnya enam orang sindikat pelaku curanmor berhasil ditangkap, berikut barang bukti yang belum sempat dijual,” tutur Kapolres Ciamis Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Bismo Teguh Prakoso, Rabu, 11 September 2019, di Mapolres Ciamis.
 

Didampingi Kasat Reskrim AKP Rizki Akbar serta Paur Humas Polres Ciamis Iptu Iis Yeni Idaningsih, dia mengungkapkan selain enam anggota sindikat, saat ini juga tengah memburu enam pelaku lainnya, termasuk penadah. Dalam aksinya, lanjut Bismo, mereka berbagi tugas, mulai dari yang memilih sasaran, berjaga atau mengawasi lokasi, pemetik atau yang mengambil barang serta yang menjual.   

“Ada pembagiaan tugas ketika beraksi. Kendaranan yang menjadi sasaran tidak hanya yang diparkir di halaman rumah, akan tetapi juga tempat lain. Mereka merusak kunci serta pintu mobil. Selain itu juga memanfaatkan soket jumper untuk menghidupkan mesin,” jelasnya.

Lebih lanjut Bismo mengatakan pelaku ada yang ditangkap di wilayah Ciamis, Tasikmalaya, bahkan di Indramayu. Seorang pelaku, lanjut Bismo, seorang residivis yang terlibat kasus pencurian mobl bak terbuka.

“Ada juga yang berprofesi sebagai montir bengkel mobil, yang bersangkutan juga sebagai otak pelaku, tugasnya sebagai pemetik mobil. Setelah mobil berhasil diambil, kemudian diserahkan ke anggota sindikat lainnya. Kadang sindikat tersbeut juga menerima pesanan mobil atau sepeda motor,” ungkapnya.
 

Atas pebuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 363 ayat 1 ke 3,4 dan 5 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. Sedangkan untuk penadah yang saat ini masih DPO bakal dikenakan pasal 480 KUHP.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Ciamis AKP Rizki Akbar mengatakan dua tersangka yang masih beumur 17 tahun, baru dua bulan bergabung dengan sindikat tersebut. Sedangkan lainnya sudah lama bergabung menjalankan aksinya.

“Yang muda, baru dua bulan bergabung. Hasil pengembangan setidaknya ada 25 TKP, paling banyak di wilayah tasikmalaya sebanyak 16 tempat, Ciamis 6 TKP lainnya Banjar dan Indramayu,” kata Rizki.***

Bagikan: