Pikiran Rakyat
USD Jual 14.032,00 Beli 14.130,00 | Umumnya cerah, 22.2 ° C

Pemeran Video Mesum Sumedang Ternyata Sopir Truk

Tim Pikiran Rakyat
KAPOLRES Sumedang AKBP Hartoyo saat menjelaskan penangkapan pelaku dan penyebaran adegan mesum di media sosial.*/TAUFIK ROCHMAN/KABAR PRIANGAN
KAPOLRES Sumedang AKBP Hartoyo saat menjelaskan penangkapan pelaku dan penyebaran adegan mesum di media sosial.*/TAUFIK ROCHMAN/KABAR PRIANGAN

SUMEDANG,(PR).- Satuan Reskrim Polres Sumedang, kini berhasil menangkap AIS (34) tersangka pemeran lelaki sekaligus penyebar video mesum yang sempat menghebohkan jagat maya selama beberapa hari terakhir.

Informasi soal penangkapan AIS ini, disampaikan langsung oleh Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo, dalam Jumpres yang digelar di Mapolres Sumedang, Rabu 11 September 2019.

Menurut Hartoyo, tersangka penyebar video mesum sekaligus pemeran lelaki dalam adegan video porno itu, berhasil diamankan pada saat dia sedang berada di rumahnya di Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka, Selasa (10/9/2019) malam kemarin.

"Pelaku ditangkap di rumahnya di Kertajati, Majalengka, kemarin malam," kata Hartoyo.

Selain menangkap tersangka, Polres juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain ponsel yang digunakan untuk merekam dan menyebarluaskan video adegan ranjang, serta bantal dan seprai dari sebuah penginapan melati di wilayah Tomo yang diduga dijadikan tempat melakukan adegan mesum.

Dijelasakan Kapolres, tersangka yang diketahui berprofesi sebagai sopir truk ini, mengaku sengaja merekam adegan ranjang itu atas dasar kesepakatan kedua pemerannya.

"Kedua pemeran dalam video mesum ini, masing-masing telah berkeluarga. Mereka mengaku telah menjalin hubungan gelap sejak bulan April 2019," katanya.

Sakit hati

Adapun motif di balik penyebaran video porno tersebut, kata Hartoyo, si pelaku sengaja menyebarkan video adegan ranjang pribadinya itu karena alasan sakit hati diputuskan oleh YS perempuan pasangan selingkuhnya.

"Motifnya karena sakit hati," ujar Hartoyo seperti dilaporkan wartawan Kabar Priangan, Taufik Rochman.

Berdasarkan pengakuan tersangka, AIS ini awalnya sempat mengutarakan niatnya untuk menikahi YS. Namun, ajakan AIS untuk menikah itu malah ditolak oleh YS.

Karena penolakan tersebut, AIS pun merasa sakit hati, dan akhirnya nekat menyebarkan video mesum pribadinya itu melalui aplikasi media sosial.

Atas tindakannya tersebut, maka tersangka akan dijerat Pasal 45 ayat 1 jo Pasal 27 ayat 1 UU RI Nomor 19 tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

"Untuk melengkapi keterangan penyidikan ini, kami juga akan memeriksa sejumlah saksi. Salah satunya, penerima kiriman video pertama dari pelaku," ujar Hartoyo.

Dalam Jumpres tersebut, AIS sendiri mengakui kalau video mesum pribadinya itu sengaja disebarkan karena alasan sakit hati oleh YS.
Menurut AIS, pasangan selingkuhnya itu menolak saat akan dijadikan istri keduanya.
Supir Truk itu juga menjelaskan, selama berhungan selingkuh, YS tidak pernah terbuka soal status pernikahannya. Sebelumnya, YS ini konon selalu mengaku berstatus janda alias tidak memiliki suami. Namun ketika diajak menikah, YS baru jujur mengakui kalau dia itu sebenarnya masih bersuami.

"Waktu diajak nikah dia malah nolak. Saya jadi sakit hati dan merasa dibohongi. Makanya saya sebar saja videonya," ujar AIS, seraya menyebutkan orang yang pertama dikirim video mesum itu tiada lain bibinya YS.***

Bagikan: