Pikiran Rakyat
USD Jual 14.118,00 Beli 14.216,00 | Sebagian cerah, 29.9 ° C

Dukung Operasional, Pasokan Avtur Mulai Mengalir Deras ke BIJB

Ani Nunung Aryani
BANDARA Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati.*/DOK. HUMAS PEMPROV JABAR
BANDARA Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati.*/DOK. HUMAS PEMPROV JABAR

CIREBON, (PR).- PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region III, dalam dua bulan terakhir, kian intens menyuplai bahan bakar pesawat terbang, avtur, bagi sejumlah maskapai penerbangan di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati. Dipindahkannya penerbangan reguler dari Bandara Husein Sastranegara Bandung ke Bandara Kertajati, berimbas pada pasokan avtur bagi penerbangan di Kertajati. Saat ini rata-rata suplai hingga 70 Kiloliter (KL) per hari. 

Menurut General Manager Pertamina Marketing Operation Region III, Tengku Fernanda, Pertamina terus mendukung kebutuhan avtur di BIJB dan telah menyiapkan fasilitas pendukung berupa Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) untuk memenuhi kebutuhan maskapai. "Kami upayakan semaksimal mungkin, dimana pasokan avtur dari Terminal BBM Balongan dibawa ke DPPU menggunakan mobil tangki khusus avtur, yakni bridger berkapasitas 24 KL. Avtur kemudian ditampung dalam 4 unit tangki modular berkapasitas masing-masing 20 KL, dan kemudian diisikan menggunakan mobil tangki khusus untuk mengisi ke pesawat atau disebut mobil tangki refueler," kata Fernanda Selasa, 10 September 2019.

Dia menyatakan, jika dihitung secara volume, suplai avtur ke BIJB masih relatif kecil, maksimal  70 KL per hari atau sekitar 1,4 persen dibandingkan total pasokan di Bandara Soekarno Hatta. "Namun yang patut digarisbawahi bahwa seberapapun kebutuhannya, kami upayakan untuk dapat mendukung BIJB, agar dapat tumbuh dan terus berkembang sehingga menjadi bandara penyangga di Jawa Barat," katanya.

Sejak dibuka sebagai bandara reguler, saat ini BIJB melayani sekitar 12 jadwal penerbangan per hari, dengan berbagai kota tujuan di luar Pulau Jawa. Adapun dua maskapai yang telah beroperasi rutin yakni Lion Air dan Air Asia. "Bandara Kertajati akan menjadi salah satu bandara terbesar di Indonesia. Menyambut hal tersebut, kami juga telah menyiapkan peningkatan layanan dan fasilitas DPPU, dimana salah satunya untuk mengantisipasi penerbangan untuk umroh yang akan dilakukan dalam waktu dekat," tambah Fernanda.***

Bagikan: