Pikiran Rakyat
USD Jual 14.032,00 Beli 14.130,00 | Langit umumnya cerah, 19 ° C

Pekerja Migran Asal Purwakarta Dipulangkan dari Arab Saudi dalam Kondisi Meninggal

Hilmi Abdul Halim
ILUSTRASI. Pekerja Migran Indonesia.*/ DOK. PIKIRAN RAKYAT
ILUSTRASI. Pekerja Migran Indonesia.*/ DOK. PIKIRAN RAKYAT

PURWAKARTA, (PR).- Pemerintah Kabupaten Purwakarta kembali memulangkan seorang Pekerja Migran Indonesia dari Arab Saudi bernama Enung Nuroh (48). Warga Desa Cibodas Kecamatan Sukatani itu dipulangkan dalam keadaan meninggal dunia akibat sakit.

"Yang bersangkutan awalnya terjatuh, lima hari koma di rumah sakit. Meninggalnya tanggal 20 Agustus 2019," kata Kepala Bidang Penempatan Kerja Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi Purwakarta, Tuti Gantini, Minggu 8 September 2019.

Penyebab kematiannya diduga karena serangan jantung. Hal itu sesuai keterangan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia di negara tersebut kepada pemerintah daerah dan pihak keluarga.

Menurut keterangan dari sumber yang sama, Enung diketahui sudah dua tahun delapan bulan menjadi PMI di Arab Saudi. Selama ini, yang bersangkutan tidak memiliki masalah dengan majikannya.

Namun, Tuti memastikan statusnya sebagai PMI ilegal. "Almarhumah masuk dalam jalur ilegal. Sponsornya orang Cianting, Purwakarta," katanya menegaskan. Meskipun demikian, pemerintah tetap mengakomodasi pemulangannya.

Jenazah Enung saat ini telah sampai di rumah keluarganya. Suami almarhumah, Yahya (50) mengaku terpukul atas kepergian istrinya saat menjadi PMI. "Rencananya juga mau pulang Desember tahun ini," katanya tidak menyangka istrinya pulang dalam keadaan meninggal dunia.

Pihak keluarga tidak khawatir saat Enung kembali bekerja di luar negeri karena sebelumnya ia sudah pernah dua kali menjadi PMI. Pihak keluarga mendapatkan kabar kematian Enung langsung dari KBRI di Arab Saudi.

Setelah mendapatkan informasi tersebut, pihak keluarga kemudian melaporkannya ke Disnakertrans Purwakarta agar diakomodasi pemulangannya. Pemulangan PMI asal Purwakarta menjadi yang kedua kalinya dalam sepekan terakhir.

Seorang PMI Masih Dicari

KELUARGA memberikan informasi mengenai Tutih yang menjadi Pekerja Migran Indonesia selama 11 tahun terakhir di Arab Saudi beberapa waktu lalu. Video berisi keinginan Tutih untuk dipulangkan ke Indonesia tersebar di media sosial.*/HILMI ABDUL HALIM/PR

Sebelumnya, Disnakertrans Purwakarta juga memulangkan PMI bernama Abdul Karim yang kesulitan pulang akibat menderita penyakit ginjal. Selain itu, dinas terkait juga tengah berupaya memulangkan PMI bernama Tutih (36) dari Arab Saudi.

Hingga saat ini, seluruh pemangku kebijakan masih mencari keberadaan Tutih yang dilaporkan berada di negara tersebut selama 11 tahun terakhir. Pihak keluarga berharap Tutih segera dipulangkan.

"Dulu pernah minta bantuan pihak sponsor dan perusahaan yang memberangkatkan istri saya. Tapi sampai sekarang belum ada kabar," kata sang suami, Munajat (38). Ia hanya bisa berkomunikasi dengan istrinya dalam satu tahun sekali selama tiga tahun pertama.

Kabar keberadaan Tutih baru muncul kembali melalui video pendek di media sosial. Dalam video tersebut, ia meminta pemerintah membantu pemulangannya dengan suara yang sangat pelan.***

Bagikan: