Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Umumnya berawan, 20.2 ° C

Ojek Ambulans ala Puskemas Cihurip Selamatkan Ibu Hamil

Rani Ummi Fadila
SEORANG ibu hamil memanfaatkan ojek ambulans untuk mencapai puskesmas di Kecamatan Cihurip, Kabupaten Garut, Senin 2 September 2019. Sejak ada ojek ambulans, ibu hamil di pelosok Kecamatan Cihurip bisa dengan mudah mengakses puskesmas.*/DOK Diskominfo Kabupaten Garut
SEORANG ibu hamil memanfaatkan ojek ambulans untuk mencapai puskesmas di Kecamatan Cihurip, Kabupaten Garut, Senin 2 September 2019. Sejak ada ojek ambulans, ibu hamil di pelosok Kecamatan Cihurip bisa dengan mudah mengakses puskesmas.*/DOK Diskominfo Kabupaten Garut

NASIB ibu hamil di pelosok Kecamatan Cihurip, Kabupaten Garut sungguh memprihatinkan. Lokasi yang terpencil dan akses jalan yang sempit membuat para ibu harus ditandu sepanjang 7 kilometer saat hendak melahirkan ke puskesmas. Namun, kondisi tersebut tak terjadi lagi sejak ada ojek ambulans, inovasi layanan dari Puskesmas Cihurip.

Ojek ambulans telah dirintis pada 2017. Inovasi itu muncul karena kondisi geografis Kecamatan Cihurip yang luas dan berupa pegunungan. Tidak semua lokasi di kecamatan itu pun bisa dijangkau dengan mobil karena jalan yang sempit. 

Kecamatan Cihurip terdiri dari empat desa. Di masing-masing desa terdapat lokasi yang tidak bisa dijangkau dengan mobil. Oleh karena itu, pihak Puskesmas Cihurip menyediakan ambulans berupa motor.

Kepala Puskesmas Cihurip, Kusyanadi mengatakan, tukang ojek di sekitar puskesmas difungsikan sebagai ojek ambulans. Para ibu hamil bisa lebih tenang karena ojek ambulans bersiaga 24 jam. Ibu hamil tinggal menelpon nomor yang telah disediakan apabila membutuhkan ojek ambulans. 

"Peserta Jampersal (Jaminan Persalinan) digratiskan menggunakan ojek ambulans karena dalam Jampersal ada komponan biaya ambulans," kata Kusyanadi, Kepala Puskesmas Cihurip kepada "PR", Minggu 8 September 2019. 

Sementara ibu hamil nonanggota Jampersal membayar biaya ojek ambulans dari kantong pribadi. Saat ini, terdapat tiga tukang ojek yang disiagakan menjadi ojek ambulans. 

Dengan adanya ojek ambulans diharapkan tingkat cakupan kunjungan persalinan di Puskesmas Cihurip meningkat. Dikatakan, Kusyanadi, cakupan kunjungan persalinan di Puskesmas Cihurip sangat rendah, hanya 22 orang pada 2016. Kondisi itu terjadi karena ibu hamil yang tinggal di pelosok susah menjangkau puskesmas. Mobil ambulans tidak bisa melintas ke tempat tinggal mereka sehingga ibu hamil memilih bersalin di dukun beranak. 

Sejak adanya ojek ambulans pada 2017, beberapa ibu hamil di pelosok bisa bersalin di puskesmas. Ibu-ibu itu dijemput dengan ojek ambulans dari rumahnya ke puskesmas dan sebaliknya. Dalam sebulan, satu hingga dua ibu hamil di pelosok menggunakan ojek ambulans pada 2017. Setahun setelahnya, jumlah pengguna ojek ambulans meningkat menjadi tiga hingga lima ibu per bulan. 

Dengan kemudahan fasilitas bersalin ini, jumlah ibu hamil yang mati pun dapat ditekan. Terbukti pada 2018, tidak ada ibu hamil yang meninggal di Kecamatan Cihurip. Sebelumnya, pada 2017, seorang ibu hamil meninggal dunia dan pada 2016, jumlah ibu hamil yang meninggal dunia dua orang. 

Meski demikian, jumlah mobil ambulans pun, menurut Kusyanadi, perlu ditambah. Saat ini, hanya ada satu mobil ambulans bersiaga. 

Seorang warga, Atis Sutisna mengatakan, keberadaan ojek ambulans sangat meringankan proses ibu melahirkan. Sebelum ada fasilitas itu, ibu yang hendak melahirkan harus digotong dengan tandu oleh sejumlah warga menuju puskesmas. Para ibu di Desa Cisangkal pernah merasakan hal itu.

Dengan jarak 7 kilometer dari Desa Cisangkal, proses pengantaran ibu dengan tandu ke puskesmas memakan waktu hingga satu jam. Sementara dengan ojek ambulans, ibu hamil bisa sampai ke puskesmas dalam waktu setengah jam. 

"Sekarang alhamudlillah, ibu hamil yang mau melahirkan, walaupun diantar dengan motor, bisa melahirkan di puskesmas," ujar Atis. 

Biaya ojek ambulans pun ditanggung Puskesmas bagi peserta Jampersal sehingga lebih membantu ibu hamil. Kini, ibu hamil di pelosok bisa melahirkan dengan lebih tenang berkat ojek ambulans. ***

Bagikan: