Pikiran Rakyat
USD Jual 14.027,00 Beli 14.125,00 | Umumnya berawan, 29 ° C

Identitas Isi Enam Kantong Jenazah Korban Kecelakaan di Tol Cipularang Masih Misterius

Yusuf Wijanarko
MOBIL minibus yang belum dievakuasi usai tabrakan beruntun di KM 91 Tol Cipularang, Purwakarta, Selasa 3 September 2019.*/ANTARA
MOBIL minibus yang belum dievakuasi usai tabrakan beruntun di KM 91 Tol Cipularang, Purwakarta, Selasa 3 September 2019.*/ANTARA

JAKARTA, (PR).- Tim Forensik Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur mengatakan, identitas empat jenazah dan dua kantong berisi potongan tubuh korban kecelakaan beruntun di Tol Cipularang, Senin 2 September 2019 hingga kini masih menjadi misteri.

"Sampai sekarang, kami belum bisa mengidentifikasi. Hasil rekonsiliasi terakhir, belum ada identifikasi empat kantong jenazah yang pertama kali masuk," kata Kepala Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati Kombes Pol. Edy Purnomo di Jakarta, Jumat 6 September 2019.

Menurut Edy, kepolisian beroleh dua kali kiriman kantong berisi jenazah korban kecelakaan Tol Cipularang dari RS Thamrin Purwakarta.

Kiriman pertama pada Selasa 3 September 2019 sebanyak empat kantong jenazah utuh dan Kamis 5 September 2019 pukul 15.30 sebanyak dua kantong berisi potongan tubuh.

PETUGAS Traffic Accident Analysis Polda Jabar melakukan olah TKP kecelakaan beruntun di KM 91 Tol Cipularang, Purwakarta, Selasa 3 Septmeber 2019. Olah TKP tersebut dilakukan untuk mengetahui penyebab kecelakaan beruntun yang melibatkan 21 kendaraan.*/ANTARA

Edy mengatakan, identitas empat jenazah teridentifikasi sebagai jasad perempuan dewasa berdasarkan alat kelamin. Sementara potongan tubuh dalam dua kantong jenazah hingga sekarang belum teridentifikasi.

"Masalahnya data antemortem tidak lengkap. Jasadnya sudah hangus terbakar dan sudah jadi arang. Itu kesulitannya. Tanda lain hampir tidak bisa kelihatan seperti luka bekas operasi dan sebagainya tidak kelihatan," katanya kepada Antara.

Tim forensik juga telah memeriksa data gigi dari potongan tubuh korban, tetapi hanya satu dari dua jenazah yang diketahui memiliki peta gigi hasil perawatan dokter.

"Identitas dari seluruh korban belum terungkap karena belum ada keluarga yang mengonfirmasi," katanya.

Identitas mobil

Tim Forensik Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur berharap dua bangkai kendaraan yang terbakar saat kecelakaan di Tol Cipularang bisa mengungkap identitas sejumlah korban yang hingga kini sulit dikenali.

"Kami harapkan masyarakat yang mengenal dan mengetahui kendaraan ini bisa memberi tahu keluarganya (korban)," kata Edy.

Bangkai kendaraan tersebut yaitu Daihatsu Ayla dengan nomor polisi B 1268 AYQ dan truk ringan bernomor polisi D 8349 XL.

Sejak lima hari usai kecelakaan, belum ada satu pun keluarga korban yang merasa kehilangan menghubungi instansi terkait.

"kami bayangkan, sekeluarga pergi ke Bandung atau Jakarta, tentu tidak tahu satu keluarga terbakar. Yang beda rumah juga tidak tahu, kecuali pergi sendiri. Biasanya dari lima dalam satu rumah, orang pasti tahu karena tidak kembali. Tapi (kalau) sekeluarga hilang, mungkin tidak (ada yang) tahu," katanya.***

Bagikan: