Pikiran Rakyat
USD Jual 14.116,00 Beli 14.214,00 | Cerah berawan, 20 ° C

Daftar Tunggu Calon Haji Majalengka 17 Tahun 

Tati Purnawati
ILUSTRASI ibadah haji.*/DOK. PR
ILUSTRASI ibadah haji.*/DOK. PR

MAJALENGKA,(PR).- Minat masyarakat Majalengka untuk berhaji cukup tinggi. Berdasarkan data yang ada di Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Majalengka calon jemaah haji yang sudah mendaftarkan diri mencapai 387.000 orang.

Menurut keterangan Kasie Urusan haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, Kiki Basuki Rahmat, dengan tingginya jumlah pendaftar ini jika kuota haji tidak bertambah signifikan maka daftar tunggu keberangkatan haji hingga  17 tahun ke depan atau hingga tahun 2036 nanti.

“Berkas pendaftaran calon haji di Majalengka setiap harinya sangat banyak, sebarannya hampir merata dari semua wilayah kecamatan. Apalagi enam bulan terakhir peningkatan jumlah pendaftar naik, tiap bulan bisa mencapai ribuan orang,” kata Kiki.

Jumlah pendaftar haji ini tidak termasuk mereka yang mendaftarkan diri melalui ONH plus yang mendaftar ke biro perjalanan haji dan umroh yang ada di luar daerah, yang kemungkinan tidak terpantau oleh Kementerian Agama Kabupaten Majalengka.

“Jadi betapa besarnya peminat untuk berhaji. Ini menandakan tingkat keimanan yang semakin tinggi dan tingkat kesejahteraan masyarakat yang tinggi pula,” ungkap Kiki.

Disampaikan Kiki, saat ini kuota haji untuk Kabupaten Majalengka 1.210 orang setelah adanya penambahan sebesar 5 persenan. Ke depan diharapkan quota haji akan bertambah lagi sehingga daftar tunggu calon haji bisa semakin berkurang.

Kepulangan jemaah haji

Sementara itu jemaah haji asal Kabupaten Majalengka akan tiba di tanah air pada Senin 9 September 2019 untuk kelompok terbang (kloter) 76, sekitar pukul 20.30 WIB. Dari Mekah mereka menggunakan nomor penerbangan SV5708.

Sedangkan dua kelompok terbang lainnya masing-masing kloter 84 dan 85 dengan nomor penerbangan SV5206 dan SV5208, tiba Rabu (11/9/2019) diperkirakan tiba di Majalengka pukul 21.20 WIB dan 22.20 WIB.

“Mereka akan dijemput menggunakan bus dari asrama haji di Bekasi. Mereka akan langsung diantarkan ke titik kedatangan di kecamatan masing-masing. Sehingga pihak keluarga bisa menjemput di titik kedatangan di kecamatan, tidak perlu ke Kabupaten apalagi ke Bekasi,” ungkap Kiki.

Kiki menjelaskan, ada 4 jemaah haji asal Majalengka yang meninggal dunia saat berada di Arab Saudi. Mereka adalah Entung Tursinah Rasta warga Desa Patuanan, Kecamatan Leuwimunding serta Jahro bin Bakar warga Desa Garawangi, Kecamatan Sumberjaya yang keduanya berangkat melalui kloter 76.

Dua lainnya adalah Juhaeni warga Desa Sindang, Kecamatan Cikijing  yang berangkat melalui kloter 84 serta Endih Alsan Tarif warga Desa Nagarakembang, Kecamatan Cingambul yang berangkat melalui kloter 85.

“Ada satu orang haji juga yang pulang lebih awal karena menderita sakit parah, ia adalah Rondasih uasianya 73 tahun asal Desa Pasir, Kecamatan Palasah, ia berangkat kloter 76 namun pulang ikut bersama kloter 63 asal Depok. Dokter mendiagnosa radang kandung empedu sehingga butuh pemulangan lebih cepat,” kata Kiki.***

Bagikan: