Pikiran Rakyat
USD Jual 14.044,00 Beli 14.142,00 | Sedikit awan, 21.2 ° C

Razia Kecepatan Laju Kendaraan Mulai Dilakukan di Tol Cipali

Tim Pikiran Rakyat
SEJUMLAH pengemudi yang melaju di ruas Tol Cikamek-Palimanan di km 164 terkena razia Satuan Lalu Lintas Polres Majalengka, Kamis, 5 September 2019. Pengendara dirazia karena melaju dengan kecepatan di atas batas atau di bawah batas kecepatan.*/TATI PURNAWATI/KC
SEJUMLAH pengemudi yang melaju di ruas Tol Cikamek-Palimanan di km 164 terkena razia Satuan Lalu Lintas Polres Majalengka, Kamis, 5 September 2019. Pengendara dirazia karena melaju dengan kecepatan di atas batas atau di bawah batas kecepatan.*/TATI PURNAWATI/KC

MAJALENGKA, (PR).- Razia kecepatan laju kendaraan mulai dilakukan di jalan tol Cikampek-Palimanan mulai Kamis, 5 September 2019, untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas. Polres Majalengka dan Patroli Jalan Raya (PJR) melakukan razia menggunakan speed gun di km 164 wilayah Jatiwangi, Kabupaten Majalengka.

Pada hari pertama, dalam beberapa jam saja, petugas sudah menjaring para pengemudi yang melanggar karena melebihi batas kecepatan atau melaju dengan kecepatan di bawah batas. Terhadap pelanggar, kepolisian menindak dengan tilang di tempat.

Kasat Lantas Polres Majalengka, Ajun Komisaris Polisi Endang Sujana, mengatakan, operasi patuh yang dilakukan kepolisian bersama PJR ditujukan untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas di ruas jalan bebas hambatan.Selama ini, para pengemudi sering kali tidak mengindahkan peraturan lalu lintas karena merasa berada di jalur jalan bebas hambatan.

Pelanggaran yang paling sering adalah melajukan kendaraan dengan sangat tinggi hingga melebihi ambang batas, malah tak jarang yang mencapai 130 km per jam seperti yang terkena razia petugas. Sebaliknya, ada juga yang melajukan kendaraan di bawah 60 km per jam dengan berbagai alasan, padahal itu akan mengganggu pengendara lain yang ada di belakangnya.

“Kecelakaan lalulintas yang selama ini terjadi di jalanan termasuk ruas tol Cipali dan yang terjadi beberapa hari lalu di Cipularang ini karena kelalaian pengendara. Operasi patuh yang kami lalukan sekarang ini pun  untuk menekan kecelakaan lalu lintas,” ungkap Endang, seperti dilaporkan Tati Purnawati dari Kabar Cirebon.

ANGGOTA Satuan Lalu Lintas Polres Majalengka tengah mengoperasikan speed gun untuk memeriksa kecepatan laju kendaraan pengemudi di ruas Tol Cipali tepatnya di km 164. Puluhan kendaraan terjaring razia karena melajukan kendaraan melebihi batas dan kurang dari ambang batas kecepatan.*/TATI PURNAWATI/KC

Beragam alasan, dari mengantuk sampai mengejar waktu

Semantara itu, Didit, pengemudi yang terkena tilang akibat terlalu lambat melajukan kecepatan atau di bawah 60 km per jam mengatakan, perjalanannya sengaja lambat karena cuaca panas. Dia khawatir ban kendaraannya malah pecah karena sudah tipis.

Selain itu, kata dia, ia menghindari kecelakaan akibat rasa kantuk karena baru melakukan perjalanan dari Jakarta menuju Semarang, kemudian kembali ke Jakarta setelah mengirim barang. “Panas jadi melajukan kendaraan hanya 50 km per jam,” kata Didit.

Sedangkan, Turiman dan Munawar asal Jawa Tengah melajukan kendaraan mewahnya dengan kecepatan lebih dari 140 km per jam dengan alasan mengejar waktu untuk ke Jakarta. Mereka mengaku terbiasa menjalankan kendaraan dengan kecepatan tersebut. “Kami tidak mengetahui ada razia, karena kecepatan seperti ini di tol biasa dilakukan siapapun,” katanya.***

Bagikan: