Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Umumnya berawan, 20.5 ° C

Gubernur Jabar: Polri Berperan Penting dalam Menjaga Demokrasi Kondusif

Advertorial
GUBERNUR Jawa Barat Ridwan Kamil saat memberikan kuliah umum dalam acara Sespim Lemdiklat Polri, di Sespim Lemdiklat Polri Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu 4 September 2019.*/DOK. HUMAS PEMPROV JABAR
GUBERNUR Jawa Barat Ridwan Kamil saat memberikan kuliah umum dalam acara Sespim Lemdiklat Polri, di Sespim Lemdiklat Polri Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu 4 September 2019.*/DOK. HUMAS PEMPROV JABAR

BANDUNG BARAT, (PR).- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, kondusifitas dan keamanan menjadi salah satu syarat terwujudnya Indonesia Emas 2045. Emil –sapaan Ridwan Kamil—menitipkan syarat tersebut, khususnya saat perpindahan kepemimpinan, kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Menurut Emil, sedikitnya ada tiga syarat yang mesti dipenuhi untuk menjadikan Indonesia sebagai lima negara terbesar di dunia pada 2045, yakni generasi muda yang kompetitif, pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen, dan serta demokrasi yang kondusif.

"Untuk menyongsong Indonesia Emas ini demokrasinya harus damai dan kondusif. Nah, saya titip syarat ketiga ini kepada bapak-bapak Polri yang ada di sini," ucap Emil saat memberikan kuliah umum dalam acara Sespim Lemdiklat Polri, di Sespim Lemdiklat Polri Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu `4 September 2019.

"Syarat pertama dan kedua biar kami, pemerintah, yang wujudkan. Untuk syarat ketiga, mari kita bersinergi bersama," tambahnya.

Berdasarkan hasil survei Charles Aid Foundation, Indonesia merupakan negara paling dermawan di dunia. Survei tersebut melibatkan 144 negara. Hasil survei itu, kata Emil, menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia, khususnya Jabar, sangat kooperatif dalam menjag kondusivitas.

"Indonesia itu juara dunia dalam hal nilai sosial dan nilai-nilai kemanusiaan. Bapak-bapak nantinya akan memimpin orang-orang yang pada dasarnya sudah baik," ucapnya.

Sebagai bentuk apresiasi sekaligus ajakan untuk bersinergi dengan Polri, Emil membuatkan sebuah pantun. 

"Pergi wisata naik kapal
Pulangnya naik Merci
Menghadapi era digital
Polri harus kaya inovasi.".***

Bagikan: