Pikiran Rakyat
USD Jual 14.032,00 Beli 14.130,00 | Umumnya cerah, 23.4 ° C

189.000 Rutilahu di Jabar Akan Direhab Selama Kepemimpinan Ridwan Kamil

Novianti Nurulliah
ILUSTRASI Rutilahu.*/IRA VERA TIKA/PR
ILUSTRASI Rutilahu.*/IRA VERA TIKA/PR

BANDUNG, (PR),- Sebanyak 15.000 unit rumah tidak layak huni (Rutilahu) di Jabar akan direhabilitasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat tahun 2019 ini. Jumlah tersebut merupakan bagian dari 189.000 unit Rutilahu yang akan direhab oleh Dinas Perumahan dan Pemukiman Jabar selama masa kepemimpinan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum. 

Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Jabar Dicky Saromi mengatakan, anggaran untuk merehabilitasi 15.000 unit Rutilahu tersebut akan menghabiskan Rp 262,5 miliar. Jumlah Rutilahu kebanyakan berada di kawasan Priangan Timur seperti Garut, Tasikmalaya dan Ciamis. 

"Sebanyak 30 persen ada di Priangan Timur, selebihnya menyebar di kota/kabupaten lainnya, " Ujar Dicky pada kegiatan Jabar Punya Informasi (Japri) di Gedung Sate, Selasa 3 September 2019. 

Menurut dia, anggaran perbaikan Rutilahu tersebut akan disalurkan melalui skema bantuan sosial langsung kepada pemilik rumah melalui BKM atau Badan Keswadayaan Masyarakat setempat. Masing-masing keluarga akan mendapatkan bantuan rehab Rp 17,5 juta. 

Dicky menambahkan, pihaknya secara bertahap akan menuntaskan perbaikan Rutilahu di Jabar. Tahun 2020 pun akan ada program yang sama namun pihaknya belum bisa memastikan jumlah penerima bantuan tersebut. 

Selain Rutilahu, Diperkim pun akan memiliki program untuk Rusun transit milik Jabar yang saat ini berada di empat titik yaitu di Ujung Berung, Rancaekek, Batujajar dan Solokan Jeruk. Rusun transit tersebut diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Saat ini ke empat rusun tersebut memiliki kapasitas 1000 keluarga yang 97 persennya.sudah dihuni. 

"Kami membuat program pengembangan bagi kelurahan yang tinggal di rusun agar mereka memiliki tabungan perumahan termasuk penciptaan lapangan kerjanya, " Ujar dia.***

Bagikan: