Pikiran Rakyat
USD Jual 14.027,00 Beli 14.125,00 | Cerah berawan, 28.6 ° C

Bupati Sumedang Minta Generasi Muda Tampil Eksotik

Tim Pikiran Rakyat
BUPATI Sumedang, Dony Ahmad Munir sedang melepas peserta pawai ta'aruf meyambut tahun baru Islam.*/TAUFIK ROCHMAN/PR
BUPATI Sumedang, Dony Ahmad Munir sedang melepas peserta pawai ta'aruf meyambut tahun baru Islam.*/TAUFIK ROCHMAN/PR

SUMEDANG,(PR).- Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir mengharapkan generasi muda Sumedang tampil ekspresif, soleh, dan beretika (eksotik). Permintaan tersebut disampaikan bupati bersamaan dengan pelakasanaan peringatan tahun baru Islam, 1 Muharam 1441 Hijriah, di Mesjid Agung Sumedang, Sabtu 31 Agustus 2019 malam.

Menurut informasi, gerakan generasi muda Eksotik ini, tiada lain sebuah media syiar untuk mengajak seluruh generasi muda agar bisa lebih sempurna perkembangan akal budinya, serta bisa menjadi generasi yang ekspresif, soleh dan beretika (Eksotik).

"Dalam peringatan malam tahun baru hijriah ini, saya canangkan pula Gerakan Generasi Cerdas Eksotik," kata H. Dony.

Melalui gerakan ini, Bupati berharap, anak-anak muda di Sumedang dapat membiasakan sembilan hal yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-harinya.

Sembilan hal dimaksud, kata Dony, pertama ketika masuk kelas harus dalam keadaan suci, kedua dapat membaca Alquran satu hari satu ayat, ketiga dapat melaksanakan Salat Zuhur di mesjid terdekat, keempat bicara santun dan hormat terhadap semua orang, kelima membiasakan membawa dan memakai tempat makan dari bahan yang aman dan alami, dan keenam menjaga lingkungan  tanpa sampah plastik.

"Sedangkan yang ketujuh sampai yang kesembilannya, yakni harus rajin menyelenggarakan Jumat Ceria, menampilkan karya seni berbasis kearifan lokal, dan terakhir mampu menyelenggarakan 'parenting Class' secara berkala," ujarnya.

Dengan membiasakan pola seperti itu, diharapkan generasi muda di Sumedang ini ke depannya bisa menjadi penerus bangsa yang handal dan berwawasan luas, sehingga mampu membangun dan memajukan bangsanya sendiri.

Selain itu, dalam menghadapi tahun baru 1441 Hijriah, Bupati juga mengajak seluruh umat Islam, khususnya warga Sumedang untuk lebih mempererat tali silaturahmi  dan rasa persaudaraan.

"Mari kita jadikan 1 Muharram 1441 Hijriah ini sebagai momentum untuk berubah dan meningkatkan kesadaran diri agar ukhuwah semakin kuat. Dan mari kita tinggalkan perbedaan-perbedaan yang tak mendasar," ucapnya kepada wartawan Kabar Priangan, Taufik Rochman.

Diawal tahun baru ini, lanjut Dony, seluruh umat Islam harus bertekad kuat untuk memperbaiki hidup ini agar lebih baik, khususnya dalam keimanan dan ketaqwaan kepada Sang Khaliq sebagai wujud rasa syukur kita kepada Allah SWT.

Sementara itu, peringatan malam tahun baru hijriah di Sumedang sendiri dimeriahkan dengan berbagai kegiatan islami yang bertajuk 'Semarak Tahun Bari 1441 H'.

Kegiatan semarak tahun baru ini, diawali dengan Pawai Ta'aruf yang diikuti oleh ribuan peserta dari perwakilan ASN, Ormas Islam, Majelis Taklim, Pondok Pesantren, TPA, Madrasah, para kepala sekolah, Penyuluh Agama, dan Kelompok Pengajian se-Kabupaten Sumedang.

Pawai Ta'aruf yang dimulai sore hari itu, mengambil rute mulai dari Alun-alun, Taman Telor, Alam Sari, Dano Permai, Rancamulya, Tegal Kalong, Talun, Kebon Kol, Cut Nyak Dien, BRI, dan finis di Masjid Agung Sumedang.

Setelah pawai itu berakhir, dilanjutkan dengan kegiatan Doa Bersama Akhir Tahun 1440 H dan Doa Awal Tahun 1441 H.***

Bagikan: