Pikiran Rakyat
USD Jual 14.116,00 Beli 14.214,00 | Cerah berawan, 20 ° C

Steril dari Pedagang Asongan, Stasiun Terisi Kembali Layani Penumpang

Gelar Gandarasa
ILUSTRASI kereta api.*/DOK.KABAR BANTEN
ILUSTRASI kereta api.*/DOK.KABAR BANTEN

INDRAMAYU, (PR).- Stasiun Terisi, Kabupaten Indramayu kembali ramai akan penumpang kereta api. Padahal stasiun tersebut baru sebulan terakhir ini kembali beroperasi. Dalam sehari ratusan calon penumpang mencari tiket di stasiun tersebut.

Manajer Humas PT KAI Daop 3 Kuswardoyo mengatakan, animo warga untuk menggunakan jasa kereta api di Terisi cukup baik. Dalam seharinya rata-rata 60-70 penumpang bisa terlayani. Menurutnya jumlah penumpang yang naik dari Terisi akan bertambah jika mereka memesan tiket lebih awal dari waktu keberangkatan.

Sebab saat ini untuk memesan tiket kereta api dapat dilakukan melalui internet. Tak ayal calon penumpang yang naik dari Terisi harus berlomba memesan tiket dengan calon penumpang yang naik dari stasiun lain. Untuk itu, paling banyak penumpang di Terisi hanya kebagian di kisaran 60-70 tiket. “Bahkan pada hari Minggu kemarin yang dapat tiket hanya 20 penumpang saja,” kata dia, Rabu 28 Agustus 2019.

Jika ingin mendapatkan tiket tentunya para calon penumpang mesti melakukan pemesanan jauh hari sebelum waktu keberangkatan. Dia menambahkan, dengan aktifnya kembali stasiun tersebut diharapkan masyarakat bisa memanfaatkannya sebagai sarana transportasi.

Sebelum aktif kembali pada Agustus 2019 ini, Stasiun Terisi sempat terhenti pada tahun 2013 silam. Sejak saat itu, kereta api tidak lagi berhenti di stasiun untuk mengangkut dan menurunkan penumpang. Ada beberapa alasan mengapa dahulu stasiun tersebut ditutup. Salah satu faktor utama yakni soal keselamatan.

Ketika itu, Stasiun Terisi belum steril sehingga warga ataupun pedagang asongan bisa dengan mudah masuk ke dalam area stasiun. Hal itu tentu bisa membahayakan keselamatan warga dan petugas. Untuk itu, saat ini sejumlah pembenahan sudah dilakukan oleh PT KAI sehingga Stasiun Terisi sudah dioperasikan kembali melayani penumpang.***
 

Bagikan: