Pikiran Rakyat
USD Jual 14.118,00 Beli 14.216,00 | Sebagian cerah, 28.5 ° C

Konsumen Cerdas, Lapor jika Temukan Produk Kedaluwarsa

Tim Pikiran Rakyat
DINAS Perindustrian Dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat saat menggelar kegiatan edukasi program perlindungan konsumen dan tertib niaga di salahsatu hotel di obyek wisata pantai barat Pangandaran yang diikuti oleh puluhan pelajar SMAN 1 Pangandaran, Selasa, 27 Agustus 2019.*/AGUS KUSNADI/KABAR PRIANGAN
DINAS Perindustrian Dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat saat menggelar kegiatan edukasi program perlindungan konsumen dan tertib niaga di salahsatu hotel di obyek wisata pantai barat Pangandaran yang diikuti oleh puluhan pelajar SMAN 1 Pangandaran, Selasa, 27 Agustus 2019.*/AGUS KUSNADI/KABAR PRIANGAN

PANGANDARAN,(PR).- Tidak semua konsumen mengadukan keluhannya saat membeli suatu produk yang tidak mereka harapkan, dan tidak mengetahui kemana mereka harus mengadukannya. Maka melalui kegiatan edukasi program perlindungan konsumen dan tertib niaga yang dilakukan oleh Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat yang dihadiri oleh para pelajar dari SMA Negeri 1 Pangandaran dan Dinas Perdagangan, Koperasi Dan UMKM Kabupaten Pangandaran di salahsatu hotel di obyek wisata pantai Pangandaran itu menjadikan masyarakat sebagai konsumen yang cerdas. 

Kepala Bidang Perlindungan Konsumen Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat Bisma mengatakan, pemberdayaan konsumen harus disosialisasikan secara berkesinambungan untuk tercapainya kondisi harmonis antara pelaku usaha dan konsumen dalam memenuhi kebutuhannya.

Hal ini, kata Bisma, menindaklanjuti mengenai berbagai aspek teknis pelaksanaan Undang-Undang nomor 8 tahun 1999 tentang peran konsumen sangat diperlukan. Maka tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman wawasan perlindungan konsumen melalui cara menyamakan persepsi tentang dan aplikasinya dalam perekonomian khususnya untuk kalangan siswa di tingkat SMA.

"Jadi kegiatan ini nanti bisa menjadi ajang komunikasi interaksi kepada para narasumber tidak adik-adik sekalian kita memahami wawasan atau ilmu yang nanti bisa disebarkan di lingkungan sekolah rumah maupun di tempat tinggal," ujarnya, Selasa, 27 Agustus 2019.

Umpamanya, menurut Bisma, apabila ketika sedang membeli salahsatu produk atau makanan olahan yang sudah kedaluwarsa, segera melaporkannya ke Lembaga perlindungan kosumen swadaya masyarakat (LPKSM).

Dimana lembaga LPKSM ini, menurut Bisma, adalah Lembaga nonpemerintah yang terdaftar dan diakui pemerintah yang mempunyai kegiatan menangani perlindungan konsumen dalam upaya menjamin adanya kepastian hukum untuk memberi perlindungan kepada konsumen.

"Kan siapa yang dirugikan kalau membeli produk ternyata produknya rusak atau kadaluarsa, jelas konsumen yang rugi," ujarnya kepada wartawan Kabar Priangan, Agus Kusnadi. 

Maka dari itu, kata Bisma, melalui kegiatan edukasi ini, Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat ingin mengubah paradigma konsumen.

"Pak Kepala Dinas berpesan agar dipahami, diketahui dan lapor apabila menemukan produk yang rusak atau kedaluwarsa saat membeli di salah satu toko atau supermarket. Jadilah konsumen cerdas," ujarnya.

Tampak hadir dalam kegiatan eduksi tersebut Sekretaris Dinas Perdagangan, Koperasi Dan UMKM Kab Pangandaran, Nani Rusyani, dan beberapa pakar perlindingan konsumen diantaranya Riva Rahayu.***

Bagikan: