Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Sebagian berawan, 21.8 ° C

Gedung Eks Bakorwil Bogor akan Dijadikan Pusat Kreatif

Windiyati Retno Sumardiyani
PENGUNJUNG melihat seni lukis yang dipamerkan di Gedung eks Bakorwil Karesideninan Kota Bogor, Sabtu, 24 Agustus 2019. Pemerintah Kota Bogor meminta Pemerintah Provinsi Jawa Barat segera menghibahkan gedung tersebut untuk dibangun pusat kreatif.*/WINDIYATI RETNO SUMARDIANI/PR
PENGUNJUNG melihat seni lukis yang dipamerkan di Gedung eks Bakorwil Karesideninan Kota Bogor, Sabtu, 24 Agustus 2019. Pemerintah Kota Bogor meminta Pemerintah Provinsi Jawa Barat segera menghibahkan gedung tersebut untuk dibangun pusat kreatif.*/WINDIYATI RETNO SUMARDIANI/PR

BOGOR,(PR).- Pemerintah Kota Bogor meminta kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk segera menghibahkan gedung eks Badan Koordinator Wilayah (Bakorwil) Jawa Barat di Jalan Djuanda, Kota Bogor, yang sudah tak lagi difungsikan. Gedung tersebut rencananya akan direvitalisasi untuk menjadi pusat kreatif insan seni di Kota Bogor.

“Bakorwil memang sudah enggak berfungsi, dilikuidasi, kita sedang menunggu hibah, tinggal menunggu (dari) provinsi-nya. Nanti akan kita renovasi, ke depan akan jadi tempat pameran, ekshibisi seni,” ujar Wali Kota Bogor Bima Arya seusai menghadiri Pameran Ruang Rupa 2019 di Gedung eks BKPP eks Karesidenan, Jalan Djuanda nomor 4, Kota Bogor, Sabtu, 24 Agustus 2019. 

Bima menyebutkan, seharusnya proses revitalisasi Gedung eks Bakorwil dilakukan tahun ini. Meskipun demikian, Pemerintah Kota Bogor belum juga mendapatkan jawaban dari Provinsi Jawa Barat terkait pengalihan aset dan pengelolaan gedung tersebut.

“Sebenarnya sudah ada bantuan dari provinsi, tapi agak telat jadwalnya. Mudah-mudahan bisa dilanjutkan, nanti kita minta lagi ke provinsi untuk pengalihan aset kepemilikan dan pengelolaan,” kata Bima.

Menurut Bima, revitalisasi Gedung eks Bakorwil tersebut nantinya tidak akan mengubah gedung. Akan tetapi, lebih ditata sehingga layak menjadi pusat kreatif seni di Kota Bogor.

“Kita memang sedang fokus menambah tempat ekpresi seniman, nanti selain Gedung Bakorwil, Gedung Kemuning Gading juga akan kita revitalisasi,” ucap Bima.

Masuk program revitalisasi

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Barat Dedi Taufik menuturkan, Gedung eks Bakorwil di Kota Bogor memang masuk dalam program revitalisasi sebagai gedung pusat kreatif. Rencananya, pembangunan tersebut akan dilakukan pada 2020 mendatang.

“Ada tiga pembangunan strategis yang dibangun di Kota Bogor, salah satunya creative center , ada juga integrated tourism travel, rencananya juga akan dibangun di komplek Gedung Bakorwil. Selain itu kita akan tata kawasan Situ Gede, dan memberikan anggaran pembangunan alun-alun,” ujar Dedi.

PENGUNJUNG melihat seni lukis yang dipamerkan di Gedung eks Bakorwil Karesideninan Kota Bogor, Sabtu, 24 Agustus 2019. Pemerintah Kota Bogor meminta Pemerintah Provinsi Jawa Barat segera menghibahkan gedung tersebut untuk dibangun pusat kreatif.*/WINDIYATI RETNO SUMARDIANI/PR

Keberadaan gedung pusat kreatif di Kota Bogor, lanjut Dedi, diharapkan dapat mendukung tingkat kunjungan wisata di Kota Bogor. Meskipun demikian, Dedi meminta Pemerintah Kota Bogor tidak hanya bertumpu pada Bantuan Provinsi Jawa Barat untuk merevitalisasi gedung tersebut. Akan tetapi, dapat menggalang dana dari multipihak untuk membangun pusat kreatif.

“Dengan adanya creative center, pusat turis terintegrasi dan wisata yang ada, kita harapkan wisatawan tidak sehari-dua hari berkunjung di Kota Bogor, tetapi bisa 3-4 hari, jadi tingkat hunian juga meningkat,” kata Dedi.

Pemberdayaan

Sementara itu, salah seorang seniman Kota Bogor Rifki Setiadi berharap, nantinya gedung pusat kreatif di Kota Bogor tak hanya digunakan sebagai sarana pajangan karya seniman. Pemerintah Kota Bogor perlu memberdayakan gedung tersebut lebih optimal dengan memberikan stimulus inovasi kekaryaan.

“Jadi bukan hanya persoalan galeri produk, tapi bagaimana memberikan stimulus inovasi kekaryaan dari sisi industri, mulai dari kajian riset, pola workshop, pola  pemasaran, dan sebagainya, hingga akhirnya bisa menjawab industri kreatif di Kota Bogor,” ucap Rifki.

PENGUNJUNG melihat seni lukis yang dipamerkan di Gedung eks Bakorwil Karesideninan Kota Bogor, Sabtu, 24 Agustus 2019. Pemerintah Kota Bogor meminta Pemerintah Provinsi Jawa Barat segera menghibahkan gedung tersebut untuk dibangun pusat kreatif.*/WINDIYATI RETNO SUMARDIANI/PR

Seniman lainnya, Yana W. Sucipto pun mencatat janji Bima Arya terkait realisasi janji galeri untuk perupa di Kota Bogor.Yana  menyebut sejauh ini Kota Bogor tidak punya galeri seni yang bisa dibanggakan. Yana pun berharap gedung pusat kreatif itu dapat segera berwujud.

“Harus dikawal agar bisa terwujud dan sesuai peruntukannya untuk para seniman,” kata Yana.***

Bagikan: