Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Sebagian berawan, 22.1 ° C

Warga Mengeluh Sering Kehilangan Tong Sampah

Tim Pikiran Rakyat
FOTO ilustrasi tong sampah.*/ANTARA
FOTO ilustrasi tong sampah.*/ANTARA

SUMEDANG,(PR).- Sejumlah warga di kawasan kota Sumedang, belakangan ini sering kebingungan ketika ingin membuang sampah rumah tangga.

Pasalnya, tong sampah yang biasa disediakan oleh pemerintah setempat di sekitar lingkungan mereka, kadang sering mendadak hilang.

Seperti diakui Ny. Yeni (39) salah seorang ibu rumah tangga di Lingkungan Kaum, Kelurahan Regol Wetan, Kecamatan Sumedang Selatan. Menurut Yeni, dirinya memang sering kebingungan saat ingin membuang sampah. Sebab, tong sampah yang biasa terpasang di sekitar lingkungannya, tiba-tiba sudah tidak ada di tempat.

"Sering hilang tong sampahnya. Tadi pagi saja, waktu ingin buang sampah saya sampai harus mengejar petugas pemungut sampah. Soalnya, tong sampah di sekitar rumah saya malah hilang dicuri. Kejadian seperti ini sudah sering, makanya kami sangat kesal," katanya, Sabtu 24 Agustus 2019.

Keluhan yang disampaikan warga ini, dibenarkan Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan dan Pertamanan pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kab. Sumedang H. Ayuh Hidayat. 

"Keluhan warga seperti itu memang sering terjadi. Karena faktanya, tong sampah yang disediakan oleh kami di sejumlah ruang publik juga banyak yang rusak dan hilang dicuri," katanya.

Dijelaskan Ayuh, selama ini pemerintah setempat seperti kelurahan dan juga DLHK, sebenarnya sudah menyimpan banyak tong sampah di pinggir-pinggir jalan. Tong sampah ini, sengaja disediakan untuk memudahkan warga yang ingin membuang sampah rumah tangga. Termasuk untuk memudahkan para petugas saat ingin mengangkut sampah rumah tangga ke tempat pembuangan sampah sementara.

"Di jalan lingkungan dan jalan protokol itu sebenarnya sudah disediakan tong sampah. Tapi masalahnya banyak yang hilang dicuri," kata Ayuh.

Bahkan khusus tong sampah yang disediakan oleh DLHK saja, sekarang sudah banyak yang hilang dan rusak. Terutama bagian besi dudukan tong sampahnya.

"Tempat sampah yang kami sediakan itu kan berbahan fiber plastik. Sedangkan dudukan atau penyangganya berbahan besi. Nah biasanya yang paling sering hilang itu besinya (dudukan tong sampah). Gara-gara dudukan besi itu hilang dicuri, akhirnya tong nya pun menjadi rusak," katanya.

Maka dari itu, dia meminta kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas yang telah disediakan pemerintah. Supaya, persoalan sampah di Sumedang dapat diatasi secara bersama.

"Tolonglah dijaga dan dirawat secara bersama-sama. Kalau tong sampah itu hilang, yang rugi kan kita semua, soalnya warga pasti akan kesulitan saat ingin membuang sampah. Untuk itu, saya minta kedasaran dari semua pihak," ujarnya kepada wrtawan Kabar Priangan, Taufik Rochman.***

Bagikan: