Pikiran Rakyat
USD Jual 14.031,00 Beli 14.129,00 | Sedikit awan, 23.8 ° C

Mayat Remaja Ditemukan Mengambang di Saluran Irigasi

Dodo Rihanto
WARGA Dusun Kedungtagih, Desa Pulosari Kecamatan Telagasari mengevakuasi mayat remaja yang ditemukan mengambang di saluran irigasi, Senin, 19 Agustus 2019. Identitas mayat diketahui bernama Sobari bin Aat (22), warga Dusun Sindangkarya RT 29/07, Desa Lemahabang, Kecamatan Lemahabang Wadas yang sudah dua hari tidak pulang ke rumah.*/DODO RIHANTO/PR
WARGA Dusun Kedungtagih, Desa Pulosari Kecamatan Telagasari mengevakuasi mayat remaja yang ditemukan mengambang di saluran irigasi, Senin, 19 Agustus 2019. Identitas mayat diketahui bernama Sobari bin Aat (22), warga Dusun Sindangkarya RT 29/07, Desa Lemahabang, Kecamatan Lemahabang Wadas yang sudah dua hari tidak pulang ke rumah.*/DODO RIHANTO/PR

KARAWANG, (PR).- Sesosok mayat remaja ditemukan mengambang di saluran irigasi Dusun Kedungtagih, Desa Pulosari Kecamatan Telagasari, Senin, 19 Agustus 2019 pukul 11.30 WIB. Beberapa jam kemudian identitas mayat diketahui bernama Sobari bin Aat (22), warga Dusun Sindangkarya RT 29/07, Desa Lemahabang, Kecamatan Lemahabang Wadas. 

Pemuda tersebut sebelumnya dikabarkan tidak pulang ke rumah dua hari terakhir ini. Ternyata ditemukan sudah tak bernyawa di saluran irigasi.

Menurut salah seorang saksi mata yang juga Ketua BPD Lemahabang, Didin Sakri Chaeruddin, awalnya keluarga korban tidak mengenali mayat tersebut karena kondisinya yang sudah membengkak. Mayat korban akhirnya dapat dikenali dari pakaian yang dikenakannya.

"Korban warga Sindangkarya. Dulu dia pernah karyawan pabrik, tetapi sekarang buruh harian lepas. Dia tidak pulang dua hari ternyata ditemukan meninggal, " kata Didin.

Menurutnya, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka untuk dikebumikan. Sebab, pihak keluarganya menolak jenazah divisum, apalagi diautopsi.

Dari lokasi penemuan mayat didapat keterangan jika mayat itu pertama kali diketahui oleh petani setempat, Iskandar. Mayat korban mengambang tidak jauh dari sawah garapannya di Kedungtagih. "Mayat itu mengenakan kaus kuning lengan panjang dan celana hitam. Tidak ada kartu identitas pada pakaiannya," kata Iskandar.***

Bagikan: