Pikiran Rakyat
USD Jual 14.014,00 Beli 14.112,00 | Langit umumnya cerah, 18.5 ° C

Seni Tradisional Karinding-Celempung Nyaris Punah

Tim Pikiran Rakyat
GRUP Gentra Purwa Karinding - Celempung Kota Banjar tampil memukau saat pentas di Tamkot Lapang Bhakti Banjar.*/DEDE IWAN/KABAR PRIANGAN
GRUP Gentra Purwa Karinding - Celempung Kota Banjar tampil memukau saat pentas di Tamkot Lapang Bhakti Banjar.*/DEDE IWAN/KABAR PRIANGAN

BANJAR,(PR).- Kesenian musik tradisional sunda, alat musik karinding dan celempung nyaris punah. Kondisi ini harus diantisipasi sejak dini. Perlu mengajak generasi muda untuk melestarikannya.

Upaya menyosialisasikan sekaligus melestarikan keberadaan celempung dan karinding itu, Grup Gentra Purwa Karinding-Celempung Kota Banjar membina sejumlah anak muda. Hasilnya, mereka tidak sekadar mahir memainkan alat musik tradisional, tapi juga jadi ujung tombak menularkan ilmunya.

Penasehat Gentra Purwa, H.Dian Sardiana mengatakan, dirinya bersyukur kini seni tradisional karinding dan celempung makin dilirik generasi muda. Seusai mengikuti pelatihan, generasi muda makin percaya diri tampil di beberapa event. Termasuk unjuk kebolehan di event nasional Bimax se-Indonesia di Tamkot Lapang Bhakti Banjar, belum lama ini.

"Saatnya generasi milenial, generasi muda sekarang kembali melestarikan warisan nenek moyang celempung dan karinding itu. Publik juga diharuskan tahu seni tradisional itu. Makanya, kami berharap makin banyak kegiatan yang menampilkan kesenian tradisional," ujar Penasehat Gentra Purwa, H. Dian Sardiana, Rabu 14 Agustus 2019.

Ditegaskan dia, kalau tidak dilestarikan oleh generasi muda sekarang, oleh siapa lagi. Bangsa yang besar itu, bangsa yang masyarakatnya mampu menghargai sejarah. Termasuk sejarah kesenian tradisional.

"Sekarang sudah banyak masyarakat asing mendalami sejumlah seni tradisional Indonesia. Sangat ironis jika, masyarakat Indonesia justru melupakan seni tradisionalnya," ucap Dian kepada wartawan Kabar Priangan, Dede Iwan.***
 

Bagikan: