Pikiran Rakyat
USD Jual 14.279,00 Beli 14.181,00 | Umumnya cerah, 27.1 ° C

Indramayu Waspada Kebakaran Hutan

Gelar Gandarasa
WARGA melintas di hutan yang ada di wilayah Barat Indramayu pada Juli 2019. Pada musim kemarau ini, Indramayu waspada kebakaran hutan.*/GELAR GANDARASA/PR
WARGA melintas di hutan yang ada di wilayah Barat Indramayu pada Juli 2019. Pada musim kemarau ini, Indramayu waspada kebakaran hutan.*/GELAR GANDARASA/PR

INDRAMAYU, (PR).- Kabupaten Indramayu waspada terhadap terjadinya kebakaran hutan. Hal itu menyusul adanya pemantauan potensi panas yang dilakukan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu meminta warga untuk berhati-hati dalam menyalakan api. Berdasarkan laporan dari Stasiun BMKG Jatiwangi, ada tiga titik panas terdeteksi oleh satelit TERRA dan AQUA.

Tiga titik panas itu berada di wilayah Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu. Peramal cuaca BMKG Stasiun Jatiwangi Ahmad Faa Izyn menuturkan, cara kerja satelit itu yakni dengan mendeteksi anomali suhu panas dalam luasan 1 kilometer persegi.

Observasi dilakukan sebanyak 2-4 kali dalam sehari. Deteksi titik panas yang ada di Kabupaten Indramayu memiliki tingkat kepercayaan 51 hingga 100 persen.

“Semakin besar tingkat kepercayaannya menunjukkan tingkat kemungkinan adanya kebakaran yang cukup tinggi,” kata dia, Selasa, 13 Agustus 2019. Kendati potensi cukup besar, tetap perlu dilakukan pantauan langsung ke lapangan untuk memastikan titik panas tersebut.

Laporan dari BMKG itu telah diterima oleh BPBD Kabupaten Indramayu. Kepala BPBD Kabupaten Indramayu Edi Kusdiana mengatakan, sejauh ini belum ada laporan dari warga terkait kebakaran hutan di Indramayu.

“Masih terpantau aman,” ujar Edi.

Dia membenarkan, wilayah Terisi masuk ke dalam perhatian BPBD terkait rawannya tingkat kebakaran hutan. Sebab, di sana banyak terdapat pepohonan.

“Kalau kering rawan kebakaran,” tuturnya.

Koordinasi

Petugas dari BPBD pun telah diterjunkan ke titik potensi kebakaran tersebut. Hasilnya, Edi pun belum menerima adanya laporan kebakaran.

Kendati demikian, BPBD akan selalu siap siaga mengantisipasi adanya kebakaran hutan di Kabupaten Indramayu. BPBD telah berkoordinasi dengan Pemadam Kebakaran jika sewaktu-waktu dibutuhkan. “Kami siap dan siaga. Jika ada kebakaran yang memadamkannya Damkar,” ujar Edi.

Masyarakat pun diminta untuk berperan aktif mencegah kebakaran hutan. Salah satu cara yang bisa dilakukan yakni dengan tidak membakar di sembarang tempat. Apalagi dekat dengan hutan.

“Kalau di musim kemarau kan tanaman pada kering. Jika terkena api potensi merambatnya cukup tinggi,” tuturnya. Masyarakat diminta segera melapor jika menemukan adanya tanda-tanda membahayakan.

BPBD kata Edi, akan langsung menindaklanjuti laporan tersebut. “Atau bisa langsung datang ke BPBD Indramayu. Untuk telfon bisa hubungi 081912019911,” ucap dia.

Hal penting lainnya yaitu masyarakat juga dilarang untuk membuang puntung rokok sembarangan. Sebab tak jarang kebakaran diawali oleh puntung rokok yang dibuang di mana saja.***

Bagikan: