Pikiran Rakyat
USD Jual 14.279,00 Beli 14.181,00 | Langit umumnya cerah, 24.6 ° C

Belum Laporkan Harta Kekayaan, Caleg Terpilih Kota Sukabumi Terancam Tidak Dilantik

Ahmad Rayadie
null
null

SUKABUMI, (PR).- Belasan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi periode 2019-2024 terancam tidak dikukuhkan dalam pelantikan mendatang. Ini karena para anggota dewa baru yang akan dilantik itu, masih belum menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Hal tersebut diungkap Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi Agung Dugaswara, disela-sela rapat pleno penetapan calon terpilih di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi di Jalan Ir Juanda, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Rabu, 14 Agustus 2019. "Mereka tidak akan dilantik karena masih belum menyerahkan LHKPN. Pelantikan ditunda hingga menyerahkan dokumen penting itu," katanya.

Ketua KPU Kota Sukabumi Sri Utami telah lama mengingatkan agar calon legislatif terpilih untuk segera melaporkan LHKPN. Sebab, laporan tersebut menjadi salah satu syarat terakhir, terutama bagi caleg terpilih.

"Sebenarnya, kami  sudah jauh jauh hari mengingatkan agar mereka  untuk segera melengkapi persyaratan, terutama mengenai LHKPN. Tapi ada sebagian yang belum juga menyerahkannya," ujarnya.

Di lain hal, dia membenarkan penetapan calon legislatif terpilih mengalami keterlambatan seiring adanya  gugatan dari peserta pemilih terkait PHPU di Mahkamah Konstitusi (MK). "Karena adanya gugatan, makanya penetapan calon terpilihnya terlambat. Dan penetapan dapat dilakukan usai gugatan MK ditolak," katanya.

Sri mengatakan dari tiga puluh lima caleg hampir enam puluh persen wajah baru. Mereka terpilih di tiga daerah pemilihan. "Kami menetapkan dan tidak ada keberatan dari para saksi parpol saat rapat penetapan" katanya.

Dua partai terbanyak

Sementara itu, Partai Gerindra dan Golkar menjadi peraih kursi terbanyak di DPRD Kota Sukabumi. Kedua partai tersebut sama sama meraih enam kursi. Sementara Partai Demokrat dan PKS meraih lima kursi. Sedangkan PDI Perjuangan hanya meraih empat kursi.

"Adapun Partai Nasdem dan PAN meriah suara tiga kursi. Disusul  PPP hanya meraih dua kursi dan Hanura satu kursi. Sementara PKB, PBB, dan PKPI tidak meraih satu kursi pun," katanya.***

Bagikan: