Pikiran Rakyat
USD Jual 14.279,00 Beli 14.181,00 | Umumnya cerah, 27.1 ° C

Warga Lima Dusun Mulai Kesulitan Mendapatkan Air Bersih

Nuryaman
MASYARAKAT di Kabupaten Kuningan mengantre air bersih yang disiapkan Pusat Pengendali Operasi Penanggulangan Bencana pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kuningan, Selasa 13 Agustus 2019.*/ NURYAMAN/PR
MASYARAKAT di Kabupaten Kuningan mengantre air bersih yang disiapkan Pusat Pengendali Operasi Penanggulangan Bencana pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kuningan, Selasa 13 Agustus 2019.*/ NURYAMAN/PR

KUNINGAN, (PR).- Masyarakat lima dusun yang tersebar di empat desa, dua kecamatan, di Kabupaten Kuningan  kini mulai kesulitan memperoleh air bersih. Sumber-sumber air bersih andalan warga di lima dusun itu sudah  mulai mengering, bahkan sebagian besar kering kerontang akibat kemarau.

Empat dusun di antaranya berada di wilayah Kecamatan Karangkancana, terdiri atas Dusun Sukaasih di Desa Cihanjaro, Dusun Sukamenak di Desa Simpayjaya, dan Dusun Sukagalih 1 dan Sukalagil 2 di Desa Sukasari. “Satu dusun lagi, Dusun Puhun di Desa Cileuya, Kecamatan Cimahi” ujar anggota Pusat Pengendali Operasi Penanggulangan Bencana pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kuningan, yang sedang mengirimkan bantuan satu tangki air bersih dari BPBD Kuningan, di Dusun Sukagalih, Desa Sukasari, Selasa 13 Agustus 2019.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistk BPBD Kabupaten Kuningan Ayip Sutrisno, didampingi Idit Haditisno, menyebutkan bantuan air bersih menggunakan mobil tangki dari BPBD Kuningan untuk masyarakat di lima dusun itu, sudah dimulai sejak tanggal 9 Agustus 2019.

“Selain dari BPBD, pengiriman bantuan air bersih ke dusun-dusun tersebut, juga dibantu dari PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) Kuningan dalam koordinasi BPBD Kuningan,” kata Ayip Sutrisno.

Idit Haditisno menambahkan  total bantuan air bersih yang telah dikirimkan ke lima dusun tersebut selama Agustus 2019 hingga Senin 12 Agustus 2019 sudah mencapai sekitar  240.000 liter. “Sekitar 30.000 liter di antaranya dikirim menggunakan mobil tengki dari BPBD Kuningan ini. Selebihnya kiriman bantuan dari PDAM Kuningan,” ujarnya.

Terpantau “PR”, kehadiran mobil tangki air dari BPBD Kuningan di Dusun Sukagalih 1 dan 2,di Desa Sukasari, Kecamatan Karangkancana, langsung disambut masyarakat. Mereka berdatangan membawa wadah air seperti jariken, ember, dan jolang. Bahkan ketika mobil tangki itu tiba, di titik-titik pendistribusian di dua dusun itu sudah terlihat deretan wadah air dipersiapkan warga. Hal serupa, menurut Idit, juga dilakukan masyarakat di beberapa dusun lainnya.

Sementara itu, berdasarkan catatan “PR” kelima dusun tersebut termasuk lingkungan permukiman warga yang hampir setiap kemarau dilanda kesulitan air bersih.***

 

Bagikan: