Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Langit umumnya cerah, 20.3 ° C

Jemaah Calon Haji Asal Pangandaran Selamat dari Bencana Banjir di Terowongan Mina

Agus Kusnadi
UMAT muslim melempar jamrah di Mina,  11 Agustus 2019.*/REUTERS
UMAT muslim melempar jamrah di Mina, 11 Agustus 2019.*/REUTERS

MAKKAH, (PR).- Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Pangandaran, Suheryana yang juga sebagai petugas pendamping haji memastikan bahwa jemaah haji asal Kabupaten Pangandaran aman dari bencana banjir yang menggenangi terowongan Mina akibat diguyur hujan deras. 

Menurut Suheryana, hujan menguyur wilayah terowongan Mina berlangsung selama sekitar 1 jam pada Senin, 12 Agustus 2019 sore sekitar pukul 15.00 waktu setempat. Lalu banjir mengalir deras memasuki terowongan Mina di saat jemaah haji lainnya tengah melakukan lempar jamrah. 

"Kebetulan kami dan para jemaah haji asal Kabupaten Pangandaran sudah berada di dalam tenda-tenda," ujar Suheryana ketika dihubungi melalui pesan Whatsappnya, Selasa, 13 Agustus 2019.

Suheryana menjelaskan, jemaah haji asal Kabupaten Pangandaran melakukan jamarot pada pukul 02.00 WAS. Di Mina, hujan deras terjadi pada sore hari kisaran waktu salat ashar. 

"Di saat jemaah haji Pangandaran sedang beristirahat di tenda. Jadi tidak menyaksikan dan mengalami banjir di terowongan Mina," ujarnya. 

Dia mengabarkan pada Selasa, 13 Agustus 2019 ini pukul 09.00 waktu setempat, jemaah sudah berada di hotel Misfalah Makkah dan sedang beristirahat menjelang tawaf ifadoh.

Suheryana juga mengatakan, selama kegiatan mabit di mudzdalifah Minggu 11 Agustus 2019 jemarin satu orang calon haji di rujuk pasien ke rumah sakit dengan keluhan sesak dan penurunan kesadaran yang disebabkan oleh infeksi paru dan kekurangan cairan tubuh. 

"Alhamdulillah sekarang sudah sehat dan sudah melakukan aktivitas kembali menjalankan rangkaian ibadah haji," katanya. 

"Termasuk untuk rangkaian ibadah haji di Mina mabit dan jamarot diikuti semua jemaah, termasuk yang dibadalkan sebanyak 64 orang," ujarnya.***

Bagikan: