Pikiran Rakyat
USD Jual 14.317,00 Beli 14.219,00 | Sebagian berawan, 23.3 ° C

Berjalan Satu Kilometer Demi Seember Air Bersih

Tim Pikiran Rakyat
ILUSTRASI krisis air.*/ANTARA
ILUSTRASI krisis air.*/ANTARA

MAJALENGKA,(PR).- Warga Kampung Gununghaur,  Blok Pancurendang, Kelurahan Sinangkasih, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka sudah sekitar tiga bulan mengalami kesulitan air bersih, akibat sumber air mengering.

Untuk memperoleh air bersih warga harus berjalan kaki sejauh 1 km serta antre, karena hanya satu sumber air yang dianggap paling dekat, itupun harus menunggu beberapa menit karena air kecil.

Wakim dan Sariah warga setempat mengatakan, sumber air tersebut diburu ratusan penduduk. Kondisi seperti ini biasa terjadi setiap tahun disaat musim kemarau.

“Untuk mendapat air satu ember saja harus menunggu belasan menit karena airnya kecil,” ungkap Sariah seperti dilaporkan Tati Purnawati wartawan Kabar Cirebon.

Menurut Wakim, sebagian warga yang memiliki kendaran bermotor bisa kengambil air atau mandi di sumber mata air lain, seperti di Bumi Perkemahan yang jaraknya lebih dari 2 km. Di sana sumber air masih mencukupi walaupun harus antri dengan warga lain yang sama-sama butuh air bersih.

“Air dari sumber mata air di Gununghaur sekarang sangat kecil. Itu ditampung di bak penampungan kemudian sebagian didistribusikan ke sejumlah warga. Karena air kecil tentu untuk mendapatkan satu ember saja bisa hingga seperempat jam,” kata Wakim.

Sekretaris Kecamatan Majalengka Sutaryo membenarkan warganya mulai kesulitan air bersih. Upaya sementara untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga, pihaknya akan berkoordinasi dengan PDAM untuk memasok air.

Upaya ke depan adalah mencari sumber mata air kemudian menampungnya dan mendistribusikannya kepada warga.***

Bagikan: