Pikiran Rakyat
USD Jual 13.896,00 Beli 13.994,00 | Sedikit awan, 20.4 ° C

Rp 200 Juta dari Jual Kakap Cina, Seorang Nelayan Bangun Rumah

Tim Pikiran Rakyat
NELAYAN membawa tangkapan ikan jenis kakap cina yang harganya lumayan mahal.*/MUSLIH JERRY/KABAR PRIANGAN
NELAYAN membawa tangkapan ikan jenis kakap cina yang harganya lumayan mahal.*/MUSLIH JERRY/KABAR PRIANGAN

PANGANDARAN,(PR).- Beberapa waktu lalu ada dua orang nelayan yang telah mendapatkan hasil tangkapannya berupa ikan kakap cina dengan total 1.120,3 kilogram atau setelah dijual hampir meraup uang Rp 200 Juta.

Warga ini turun menjadi seorang nelayan sejak tahun 1980-an. Dia bernama Karsimun (58) asal Dusun Kedungrejo RT 02 RW 02 Desa Wonoharjo Kecamatan Pangandaran. Dirinya tidak menyangka akan mendapatkan berkah melimpah dan niatnya membangun rumah akhirnya dapat terlaksana.

Karsimun  mengatakan, mulanya mempunyai keinginan bila mendapatkan rezeki akan membeli sepeda motor juga merehab rumah yang sudah sangat rusak berat. Selama ini dia tidak punya dana dan menunggu bantuan dari pemerintah tidak kunjung datang.

"Saya tidak bermimpi melaut akan dapat ikan mahal sebanyak kemarin," ungkapnya, Selasa 6 Agustus 2019.

Menurutnya, baru pertama kali sejak bertahun-tahun menjadi nelayan hasil tangkapannya melimpah. Saat itu, dia pergi melaut bersama seorang teman nelayan dan menggunakan perahu milik seorang bos. Makanya, hasil tangkapan yang cukup besar nilainya itu dibagi tiga.

"Alhamdulilah, bos saya sangat baik. Dia menerima bagian lebih kecil dari saya. Hasil penjualan kakap cina, langsung saya gunakan untuk biaya merehab gubuk reyot," tuturnya.

Tidak menyerah

Dirinya menceritakan pada saat itu sudah hampir dua minggu melaut tidak mendapatkan hasil. Tetapi dia tidak cepat menyerah dan mencoba lagi untuk berangkat melaut bersama temannya. Keinginan Karsimun mendapat dukungan dari bosnya untuk meminta bahan bakar juga perbekalan melaut.

"Waktu itu bos memberikan semua perbekalan untuk di tengah laut dan akhirnya berangkat melaut," tuturnya.

Karsimun setelah sampai di lokasi sudah menduga kalau di tempat tersebut banyak ikan kemudian memasang jaring jenis liongbun. Tidak disangka begitu beberapa jam setelah jaring ditarik banyak ikannya jenis kakap cina besar-besar.

"Karena saking senangnya tidak terasa berat mengangkat ikan yang beratnya minimal 8 Kilogram itu," ucap Karsimun.

Sebelumnya Operator Pusat Informasi Pelabuhan Perikanan (PIPP) Pelabuhan Perikanan Cikidang Babakan Pangandaran Sutartono mengatakan suatu kebanggaan bagi nelayan di musim panen ikan saat sekarang ini mendapatkan kakap cina. Apalagi ikan yang terjaring bobotnya besar-besar. Tentu saja hasil penjualannya bisa mencapai Rp 200 juta.

"Rata-rata harga ikan kakap Cina Rp 163.000,00/kilogram. Karsimun berhasil membawa uang total hampir Rp 200 juta dari tangkapan seberat 1.120,0 kilogram," ungkapnya.

Mereka menggunakan perahu bernama Cobia jenisnya jaring liongbun dan berhasil menangkap ikan kakap cina di Blok Gua Cimanggu persis di bekas kapal tongkang yang tenggelam. Ikan kakap cina yang didapat oleh nelayan tersebut berukuran mulai dari 15 - 20 Kklogram per ekor, 10 - 15 kilogram per ekor, 7-10 kilogram per ekor, dan 5-7 kilogram per ekor.

"Total mereka mendapat ikan mahal ini jumlahnya 99 ekor, berat per ekornya ada yang sampai hampir 20 Kilogram," ungkapnya kepada wartawan Kabar Priangan, Muslih Jerry.***

Bagikan: