Pikiran Rakyat
USD Jual 14.048,00 Beli 14.146,00 | Langit umumnya cerah, 22.1 ° C

Puluhan Warga Cirebon Ramai-ramai Menghapus Tato

Ani Nunung Aryani
ILUSTRASI tato.*/MARCOS BRINDICCI/REUTERS
ILUSTRASI tato.*/MARCOS BRINDICCI/REUTERS

CIREBON, (PR).- Puluhan orang yang memiliki  rajah tubuh atau tato rama-ramai menghapus tatonya di masjid Ar Royyan, Perumahan Pegambiran, Kota Cirebon Minggu 4 Agustus 2019.

Penghapusan tato dengan laser yang biayanya bisa mencapai jutaan, dilakukan secara gratis oleh komunitas #BeraniHijrahBaik.

Menurut Wankie, Ketua komunitas #BeraniHijrahBaik, hapus tato hanya salah satu upaya atau ikhtiar hijrah untuk semakin meneguhkan mereka yang sudah berhijrah. 

"Hapus tato bagian dari ikhtiar hijrah secara fisik. Sementara hijrah secara mental dan keimanan juga dilakukan komunitas kami, salah satunya melalui hapalan surat dalam Alquran, mengaji dan ibadah lainnya," katanya.

Kegiatan hapus tato gratis kali ini diikuti 40 orang. Pesertanya tidak hanya dari Kota Cirebon namun juga dari Bogor, Palu, Makassar dan daerah lainnya di Indonesia. 

“Mereka mengaku risih, setiap kali melakukan ibadah, orang lebih menyoroti tatonya, ketimbang ibadahnya,” ungkap Winkie.

Menurutnya, kegiatan hapus tato gratis sudah dilakukan komunitasnya tiga tahun ini. Menurutnya, programnya tidak hanya penghapusan tato, namun juga pendampingan kepada anak-anak yang bermasalah di sekolah, akibat memiliki tato.

“Di antaranya kami sedang melakukan pendampingam terhadap anak usia 12 tahun yang menato tubuhnya dan akhirnya bermasalah dengan pihak sekolah begitu ketahuan,"  katanya.

Relawan komunitas melakukan pendampingan sambil berupaya menghapus tato yang ada.

“Kami berharap tato hilang, dan si anak bisa menjadi penghapal Al Quran,” ungkap Winkie.

Arifin salah seorang peserta dari Bogor mengaku bersyukur memiliki kesempatan untuk menghapus tato di tubuhnya. 

Meski sakit, ia rela menerimanya, sebagai bagian dari ikhtiarnya untuk berhijrah total lahir dan batin. "Sakitnya sama sih dengan saat ditato, tapi saya ihklas merasakannya," katanya.

Sementata itu Wakil Wali Kota Cirebon, Eti Herawati, mengapresiasi kegiatan yang digelar komunitas #BeraniHijrahBaik.

"Penghapusan tato merupakan salah satu bentuk hijrah ke arah yang lebih baik lagi. Kami berharap kegiatan yang bernilai positif ini bisa terus dilakukan," katanya seusai menghadiri acara hapus tato gratis di masjid Ar Royyan.***
 

Bagikan: