Pikiran Rakyat
USD Jual 14.280,00 Beli 14.182,00 | Sebagian cerah, 28.1 ° C

Belasan Pelaku Curanmor di Indramayu Dibekuk Polisi

Gelar Gandarasa
POLISI menunjukkan pelaku pencurian di Mapolres Indramayu, Minggu, 4 Agustus 2019. Belasan pelaku itu sering mencuri sepeda motor di Indramayu dan daerah tetangga.*/GELAR GANDARASA/PR
POLISI menunjukkan pelaku pencurian di Mapolres Indramayu, Minggu, 4 Agustus 2019. Belasan pelaku itu sering mencuri sepeda motor di Indramayu dan daerah tetangga.*/GELAR GANDARASA/PR

INDRAMAYU, (PR).- Polisi mengamankan belasan pelaku pencurian di Kabupaten Indramayu. Mereka sukses menjalankan aksinya di beberapa titik lokasi. Puluhan sepeda motor pun diamankan sebagai barang bukti kejahatan. 

Kapolres Indramayu Ajun Komisaris Besar Yoris Marzuki menuturkan, total ada 12 tersangka yang berhasil diamankan dalam sepekan terakhir ini. Mereka antara lain DS (29), KH (45), AN (36), JB (44), AT (36), OP (38), AS (25), ST (30), SW (48), TS (24), YS (34), dan HR (30).

"Pelaku mayoritas berasal dari wilayah Indramayu. Namun ada beberapa juga yang berasal dari Subang dan, Majalengka, dan Sumedang," ungkap Yoris,  Minggu, 4 Agustus 2019.

Dia menambahkan, pengungkapan kasus pencurian dan pembegalan itu berawal dari penangkapan penadah di Desa Kapringan, Kecamatan Krangkeng, Indramayu pertengahan Juli lalu. Tiga orang penadah sukses diamankan dan diperiksa intensif oleh polisi. Kesaksian dari para penadah itu akhirnya menuntun polisi menangkap tujuh pelaku pencurian dan pembegalan. 

"Dari para pelaku kami amankan sedikitnya 21 unit sepeda motor," ungkap Yoris.

Dalam menjalankan aksinya mereka memiliki peran masing-masing. Ketujuh pelaku berperan memetik sepeda motor yang terparkir lemah dari pengawasan pemiliknya. Sebuah kunci T menjadi modal mereka untuk mengambil puluhan sepeda motor tersebut. 

Setelah sukses digasak, mereka lantas pergi ke penadah untuk menjualnya. Oleh penadah kata Yoris, nomor mesin dan rangkanya diubah untuk mengelabui petugas. "Pelaku kerap beraksi di sejumlah wilayah Indramayu dan wilayah lainnya seperti Karawang dan Subang," katanya. Para pelaku terancam kurungan 7 tahun penjara. 

Sementara itu, dua pelaku pencuri spesialis toko kelontong juga ikut diciduk polisi. Mereka kerap membobol toko yang ada di wilayah Kabupaten Indramayu.

Jika dirasa sepi, mereka baru melancarkan aksinya membobol toko milik warga tersebut. Yoris mengatakan, polisi menyita 48 tabung gas 3 kilogram dan 31 karung beras.

"Dua pelaku terus diperiksa intensif guna menemukan kemungkinan adanya pelaku lain," ujarnya. 

Dalam beraksi, mereka mengintai terlebih dahulu target korban. Secara seksama, mereka mengukur waktu sepi toko incaran.

Setelah menemukan waktu pas, mereka lantas melakukan aksinya dengan berbekal linggis untuk membobol pintu toko. Sebuah mobil pick up pun yang digunakan mengangkut barang-barang curian pun telah diamankan polisi.***

Bagikan: