Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Langit umumnya cerah, 20.3 ° C

Polisi Periksa Kejiwaan Pelaku Pelemparan Rumah Menteri Susi Pudjiastuti

Nurhandoko
PETUGAS INAVIS Polres Ciamis melakukan pemeriksaan dan penyelidikan di kediaman Menteri Susi Pudjiastuti di Pangandaran yang sudah dipasangi garis polisi, Jumat 2 Juli 2019.*/AGUS KUSNADI//KP
PETUGAS INAVIS Polres Ciamis melakukan pemeriksaan dan penyelidikan di kediaman Menteri Susi Pudjiastuti di Pangandaran yang sudah dipasangi garis polisi, Jumat 2 Juli 2019.*/AGUS KUSNADI//KP

CIAMIS, (PR).- Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Ciamis  meringkus pelaku pelemparan pos keamanan rumah Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti di Pangandaran. Hingga saat ini polisi masih mendalami akun media sosial milik pelaku bernama AH (38) berkenaan dengan unggahan kebencian di akun media sosialnya serta memeriksa kondisi kejiwaannya.

“Hasil pemeriksaan sementara pelaku melakukan aksi karena alasannya kesal (kepada Susi-red). Tidak hanya melakukan pelemparan, kekesalannya juga diungkapkan oleh pelaku dalam akun media sosialnya, berisi postingan negatif. Kami juga bekerjasama dengan ahli bahasa untuk menelaah konten postingan pelaku,” tutur Kapolres Ciamis Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Bismo Teguh Prakoso, kepada wartawan saat ekspos kasus pelemparan rumah Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti di Mapolres Ciamis, Minggu, 4 Agustus 2019.

Didampingi Kepala Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Ajun Komisaris Polisi Risqi Akbar, lebih lanjut Bismo mengungkapkan pelaku yang rumahnya tidak begitu jauh dari rumah Menteri Susi, mengaku melakukan pelemparan karena mendapat bisikan roh yang masuk ke dalam jiwanya. Tersangka mengaku perilakunya berubah setelah menerima bisikan, perilakunya berubah, hingga memicu kebencian.

“Pengakuan tersangka itu belum bisa dipertanggungjawabkan secara hukum. Untuk memastikan kondisi kejiwaannya, kami akan membawa pelaku ke RS Jiwa Cisarua Bandung, serta koordinasi dengan RS Polri Sartika Asih,” katanya.

Lebih lanjut Bismo mengatakan bahwa AH sudah tiga kali melakukan pelemaran pos keamanan rumah Susi Pudjiastuti. Yakni dilakukan pada tanggal 7 juli, 13 Juli 2019, dan terakhir 2 Agutus 2019, sebelum akhirnya ditangkap pada hari Jumat, 2 Agustus 2019, pukul 00.50 WIB.  

Aksi pelemparan oleh pelaku AH, ternyata tidak hanya dilakukan terhadap pos keamanan rumah Menteri Susi Pudjiastuti yang juga menjadi kantor PT Asi Pudjiastuti Aviation. Namun juga rumah tetangganya hingga empat kali. 

Dari tangan pelaku yang warga Desa Pananjung, Kecamatan Pangandaran, diamankan sepedamotor Honda Supra X yang digunakan pelaku saat melakukan pelemparan. Dua buah telefon genggam, dan beberapa barang lainnya.

“Jadi ada rangkaian pelemparan olehh pelaku. Kami jerat pelaku dengan Pasal 406 KUHP dengan ancaman 2 tahun 8 bulan penjara. Kami masih terus mendalami serta mengembangkan kasus ini,” tuturnya.

PETUGAS INAVIS Polres Ciamis melakukan pemeriksaan dan penyelidikan di kediaman Menteri Susi Pudjiastuti di Pangandaran yang sudah dipasangi garis polisi, Jumat 2 Juli 2019.*/AGUS KUSNADI//PR

Penangkapan tersangka A berawal dari laporan lalu dilakukan penyelidikan dan keterangan sejumlah saksi. Semua bukti dan keterangan menjurus ke tersangka sampai dilakukan penangkapan pada Jumat, 2 Agustus 2019. "Kami jerat dengan Pasal 406 KUHP dengan ancaman 2 tahun 8 bulan," tutur Bismo.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Ciamia AKP Risqi Akbar menambahkan masih mendalami kasus pelemparan tersbeut. Beberapa pihak juga sudah diminta keterangannya, termasuk dari keluarga. Berdasar penuturan keluarga, tersangka mengalami depresi setelah kakaknya meninggal beberapa tahun lalu. Pelaku menganggap kematian kakaknya tidak wajar, karena menjadi tumbal.

“Ketika berada di rumah tersangka mengaku merasakan ada roh yang menangganggu. Itu keterangan dari keluarga. Hal itu juga bakal didalami, termasuk untuk memastikan kondisi kejiwaan harus diperiksa oleh ahli jiwa. Kami menunggu hasilnya,” tutur AKP Risqi.

Seperti diketahui, Satreskrim Polres Ciamis bersama Unit reskrim Polsek Pangandaran berhasil meringkus pelaku pelemparan pos keamanan rumah Menteri  Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti di Jalan Merdeka, Pangandaran, pada hari Jumat, 2 Agustus 2019 sekitar pukul 00.50 WIB.

Akibat pelemparan itu, kaca pos keamanan pecah berantakan. Pecahnya kaca terdengar  oleh Hendrawan, petugas keamanan PT ASI Pudjiastuti Aviation yang saat itu tengah berada di rumng resepsionis. Setelah dilihat kaca pos keamanan pecah.  Hasil penyelidikan,  akhirnya polisi berhasil menangkap pelaku ketika sedang berada di rumahnya yang tidak jauh dari tempat kejadian.***

Bagikan: