Pikiran Rakyat
USD Jual 14.279,00 Beli 14.181,00 | Langit umumnya cerah, 24.6 ° C

Akibat Gempa, Satu Rumah Rusak Berat

Bambang Arifianto
BAGIAN  belakang rumah yang jebol karena gempa, di Kampung Bantarhuni, Desa/Kecamatan Gunungtanjung, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu 3 Agustus 2019. Selain merusak sebuah rumah, kepanikan pun dialami warga karena peristiwa itu.*/ BAMBANG ARIFIANTO/PR
BAGIAN belakang rumah yang jebol karena gempa, di Kampung Bantarhuni, Desa/Kecamatan Gunungtanjung, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu 3 Agustus 2019. Selain merusak sebuah rumah, kepanikan pun dialami warga karena peristiwa itu.*/ BAMBANG ARIFIANTO/PR

SINGAPARNA, (PR).- Akibat gempa, satu rumah rusak di Kampung Bantarhuni, RT 1 RW 2, Desa/Kecamatan Gunungtanjung, Kabupaten Tasikmalaya. Kendati tak menimbulkan korban jiwa, bagian belakang rumah tersebut ambruk.

Lia Muntakilah (39), pemilik rumah menuturkan, kejadian tersebut dialaminya pada Jumat 2 Agustus 2019. Setelah gempa terjadi, Lia yang tengah berada di kediaman kakaknya, pulang ke rumah. "Pas ke sini sudah ambruk," kata Lia kepada "PR" di rumahnya, Sabtu 3 Agustus 2019, sekira pukul 13.30 WIB. Bagian belakang rumah telah berlubang dengan luas 3 kali 6 meter. Material tembok yang runtuh pun berserakan. Beruntung tak ada seorang pun yang berada di dalam rumah.

Putra Lia ketika kejadian berlangsung tengah mengaji di madrasah kampung tersebut. Meski demikian, kekhawatiran dirasakan oleh Lia. Ia mengaku sulit memejamkan mata saat tidur di rumahnya yang rusak karena gempa.

"Kalau ingat ini saya jadi lemas," ucapnya.

Ia risau gempa kembali terjadi dan makin berdampak buruk bagi tempat tinggalnya. Meski demikian, ia memutuskan tetap bertahan di rumahnya. Lia bakal mengungsi jika gempa berulang lagi. Hingga Sabtu sore, kediamaan Lia telah dikunjungi aparat desa hingga kepolisian di Gunungtanjung. Namun, Lia mengaku belum mendapat bantuan.

Gempa yang terjadi menimbulkan kepanikan warga Bantarhuni. Neni, salah satu warga kampung itu menuturkan, masyarakat berhamburan keluar rumah setelah merasakan getaran yang cukup besar. Suasana terasa hiruk pikuk saat itu. Akan tetapi warga tak mengeluarkan barang-barang berharga mereka. "Menyelamatkan diri saja," ucapnya. Selepas gempa, warga kemudian kembali dan tidur di rumah masing-masing. ***

Bagikan: