Pikiran Rakyat
USD Jual 13.896,00 Beli 13.994,00 | Sedikit awan, 21.8 ° C

Kediaman Susi Pudjiastuti Diteror Hingga 3 Kali

Agus Kusnadi
PETUGAS INAVIS Polres Ciamis melakukan pemeriksaan dan penyelidikan di kediaman Menteri Susi Pudjiastuti di Pangandaran yang sudah dipasangi garis polisi, Jumat 2 Juli 2019.*/AGUS KUSNADI//PR
PETUGAS INAVIS Polres Ciamis melakukan pemeriksaan dan penyelidikan di kediaman Menteri Susi Pudjiastuti di Pangandaran yang sudah dipasangi garis polisi, Jumat 2 Juli 2019.*/AGUS KUSNADI//PR

PANGANDARAN,(PR).- Petugas INAVIS Polres Ciamis melakukan penyidikan di pos keamanan PT ASI Pudjiastuti Aviation. Lokasi itu juga merupakan merupakan kediaman Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti di Jalan Merdeka, Pangandaran.

Menurut keterangan Hendrawan, salah seorang petugas keamanan PT ASI Pudjiastuti Aviation Pangandaran, telah terjadi perusakan kaca di pos keamanan oleh orang yang tak dikenal, Jumat 2 Agustus 2019 sekira pukul 00.50 dini hari.

"Saat kejadian, saya sedang berada di ruangan resepsionis sambil mengisi ulang daya ponsel, karena pos sedang diperbaiki, tiba-tiba terdengar suara pecahan kaca di depan," ujar Hendriawan saat ditemui di lokasi, Jumat 2 Agustus 2019.

PETUGAS INAVIS Polres Ciamis melakukan pemeriksaan dan penyelidikan di kediaman Menteri Susi Pudjiastuti di Pangandaran yang sudah dipasangi garis polisi, Jumat 2 Juli 2019.*/AGUS KUSNADI//PR

Dia menjelaskan, setelah mendatangi sumber suara, ternyata bunyi pecahan kaca tersebut berasal dari pos keamanan.

"Saya lihat kaca pos keamanan sudah pecah, lalu saya melihat ada seorang pengendara sepeda motor menggunakan helm melaju saat lampu merah beberapa puluh meter dari pos keamanan," ujarnya.

CCTV dan Facebook

Menurut Hendriawan, meski terdapat tiga CCTV, gambar hasil tangkapan kamera tidak dapat diputar ulang karena tidak terkoneksi dengan hardisk. Saat kejadian, kondisi jalan Merdeka sedang sepi.

"Cuma satu orang yang mamakai sepeda motor matic yang saya lihat melaju kencang ke arah selatan atau ke pantai," ujarnya.

Endi Supendi, petugas keamanan lainnya mengatakan, kejadian pelemparan pos tersebut bukan baru kali ini terjadi. Pelemparan pertama terjadi 7 Juli 2019 tengah malam. Pelemparan kedua terjadi 13 Juli 2019 dini hari. "Ini sudah yang ketiga kalinya," ujar Endi.

Menurut dia, setiap terjadi pelemparan, selalu ada ucapan yang tidak pantas dan diunggah di akun Facebook bernama Diandra Samudera.

Bahkan dalam unggahannya, tersemat perkataan ingin menghancurkan bangunan pos kemananan yang berada di depan pintu masuk kediaman Susi Pudjiastuti sambil mencaci maki serta menyebut- nama Bupati Pangandaran.***

Bagikan: