Pikiran Rakyat
USD Jual 14.044,00 Beli 14.142,00 | Cerah berawan, 21.7 ° C

Ada Lagi Nelayan Dapatkan Rp 200 Juta dari Hasil Tangkapan Kakap Cina

Tim Pikiran Rakyat

NELAYAN memperlihatkan hasil tangkapan jenis kakap cina yang harganya cukup mahal.*/MUSLIH JERRY/KABAR PRIANGAN
NELAYAN memperlihatkan hasil tangkapan jenis kakap cina yang harganya cukup mahal.*/MUSLIH JERRY/KABAR PRIANGAN

PANGANDARAN, (PR).- Nelayan Pangandaran kini lebih fokus memburu kakap cina atau yang lebih dikenal dengan nama ikan cabuk. Setelah sebelumnya ada nelayan yang mampu meraup Rp 90 juta dari sekali melaut berkat tangkapan kakap cina, kini ada seorang nelayan yang membawa pulang Rp 200 juta.

Nelayan asal Desa Masawah Kecamatan Cimerak, kini sudah hafal wilayah mana saja untuk mendapatkan kakap cina. Lokasi laut yang menjadi buruan para nelayan, yakni sekitar Blok Gua Cimanggu persis di lokasi bekas bangkai kapal tongkang yang ditenggelamkan.

Operator Pusat Informasi Pelabuhan Perikanan (PIPP) Pelabuhan Perikanan Cikidang Babakan Pangandaran, Sutartono mengatakan suatu kebanggaan bagi nelayan di musim panen ikan saat ini bids mendapatkan kakap cina. Jenis ikan tersebut memang harganya cukup mahal.

"Tidak heran jika minggu lalu ada seorang nelayan mendapatkan Rp 90 juta dari sekali melaut dengan tangkapan kakap cina. Sekarang ada nelayan lagi yang memperoleh uang Rp 200 juta setelah melelang kakap cina, hasil dari sekali melaut," ujar Sutartono sambil menjelaskan harga kakap cina sekarang Rp 163.000,00 per kilogram.

Salah satu nelayan Rino (45) mengungkapkan, saat ini memang sedang musim panen ikan. Salah satu yang menjadi buruan nelayan, yakni jenis kakap cina. Kalau sedang beruntung, hasil tangkapan kakap cina bisa terjual puluhan juta.

Rino menuturkan, para nelayan biasa melaut malam hari dan pulang sekitar pukul 09.00 Wib. Dirinya menggunakan perahu bernama Cobia dan jaring yang dipakai untuk menangkap ikan jenisnya jaring liongbun. Adapun kakap cina yang berhasil ditangkap yakni di blok Gua Cimanggu persis di bekas kapal tongkang yang tenggelam.

"Jelas saja karena bangkai kapal yang tenggelam itu jadi rumah ikan besar-besar," ucapnya kepada wartawan Kabar Priangan, Muslih Jerry.

Selanjutnya jenis ikan kakap Cina yang didapat oleh nelayan tersebut berukuran berat setiap ekornga mulai dari 15 - 20 Kilogram, 10 - 15 Kilogram, 7-10 Kilogram, dan 5-7 Kilogram.

"Total mereka mendapat ikan mahal ini jumlahnya 99 ekor, berat per ekornya ada yang sampai hampir 20 Kilogram," tambahnya.

Rino mengakui saat sekarang ini nelayan di Pangandaran sedang mendapatkan berkah melaut dan hasil tangkapnya selalu menggembirakan. Sekali melaut mendapatkan banyak tangkapan. Otomatis pendapatan nelayan juga meningkat.***

Bagikan: