Pikiran Rakyat
USD Jual 14.075,00 Beli 14.173,00 | Sebagian cerah, 31.4 ° C

1.017 Orang di Majalengka Berperilaku LGBT

Tati Purnawati
LGBT/REUTERS
LGBT/REUTERS

MAJALENGKA, (PR).- Kementerian Agama Kabupaten Majalengka melaporkan, terdapat 1.017 orang di Majalengka yang berperilaku LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender), 300 waria, 500 pekerja seks komersial, dan 125 di antaranya sudah terjangkit HIV-AIDS.

Kepala Kementerian Agama Majalengka Yayat Hidayat mengatakan, data tersebut diperoleh Kementerian Agama dari Komisi Penanggulangan AIDS beberapa waktu lalu.

Atas persoalan tersebut, Kementerian Agama Majalengka semakin meningkatkan sosialisasi dan pembinaan terhadap masyarakat, mengimbau semua pemuka agama untuk berperan aktif dalam mengatasi perilaku menyimpang tersebut.

“Kemenag juga telah proaktif untuk melakukan pembinaan perkawinan bagi remaja usia nikah. Demikian juga petugas KUA secara terus menerus melakukan bimbingan pranikah bagi setiap calon pengantin” ungkap Kepala Kemenag Yayat seperti dilaporkan wartawan Kabar Cirebon Tati Purnawati, Sabtu 20 Juli 2019.

Selain itu, khotbah Jumat diimbau berisi penyampaian materi pentingnya menghindari beragam penyakit masyarakat baik judi, PSK, minuman keras dan sebagainya. Yang terpenting juga, menurut Yayat, adalah keluarga dan orang tua bisa benar-benar menjaga keluarganya dengan baik.

“Perilaku menyimpang ini di antaranya karena kurangnya pengetahuan dan pemahaman terhadap agama, bahkan mungkin minim informasi akan pengetahuan sejarah (zaman Nabi Luth), yang Allah hancurkan akibat perilaku seperti itu. Menurut hukum perkawinan perilaku gay, lesbian itu perilaku menyimpang karena mengingkari kodrat kemanusiaan. Perkawinan di dalam Alquran disebut nikah dan jawaz. Nikah artinya menyatu, sementara jawaz artinya berpasangan. Suami dan perempuan menyatu harus terikat dengan ikatan perkawinan,” ujar Yayat.***

Bagikan: