Pikiran Rakyat
USD Jual 13.961,00 Beli 14.059,00 | Cerah berkabut, 25.1 ° C

Tabrakan Kembali Terjadi di KM 154+800 Tol Cipali, Korbannya Karyawan Perum Peruri

Tati Purnawati
KEPOLISIAN Resort Majalengka dipimpin Kapolres Majalengka Ajun Komisaris besar Polisi Mariyono tengah mengevakuasi kendaraan yang terlibat tabrakan di ruas tol Cikampek-Palimanan tepatnya di KM 154+800 yang mengakibatkan 5 orang tewas dan 3 kula-luka.*/TATI PURNAWATI/KABAR CIREBON
KEPOLISIAN Resort Majalengka dipimpin Kapolres Majalengka Ajun Komisaris besar Polisi Mariyono tengah mengevakuasi kendaraan yang terlibat tabrakan di ruas tol Cikampek-Palimanan tepatnya di KM 154+800 yang mengakibatkan 5 orang tewas dan 3 kula-luka.*/TATI PURNAWATI/KABAR CIREBON

MAJALENGKA,(PR).- Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di ruas tol Cikampek-Palimanan tepatnya di KM 154+800, wilayah Kertajati, Kabupaten Majalengka. Kecelakaan kali ini melibatkan mobil Grand Max NoPol  E 8609 BZ dan Suzuki AVP mengakibatkan lima korban jiwa dan tiga lainnya luka berat.

Kapolres Majalengka Ajun Komisaris Besar Polisi Mariyono disertai Kasat Lantas Ajun Komisaris Polisi Atik Suswati mengatakan, kecelakaan tersebut mengingatkan kejadian serupa pada bulan lalu. Kejadian bulan sebelumnya tidak jauh dari lokasi kecelakaan saat ini dan menelan 12 korban jiwa.

"Atas kejadian ini, dimbau pengemudi yang melintas di Tol Cipali agar berhati-hari di KM 154+800. Terutama pengemudi yang diserang rasa kantuk, lebih baik istirahat dulu. Jalanan yang relatif lurur, kadang membuat pengemudi terlena dan bisa menyebabkan tanpa sadar menyeberang ke jalur berlawanan," ujar Mariyono.

Seperti diberitakan sebelumnya, kecelakaan semalam dinilai cukup dahsyat sehingga dua kendaraan yang terlibat hangus terbakar. Sementara korban meninggal diketahui sebagai pengemudi  Grand Max Pick Up, Carim  warga  Sumbang, Purwokerto. Serta empat penumpang Suzuki  AVP yaki Sunarto (40) warga Karawang Timur, Dwi (40) warga Perumnas Keras, Karawang Barat, Todi (37) warga Blok A, Komplek Peruri, Karawang Barat, Farhat (25) warga PRD, Komplek Pejabat, Karawang Barat.

Sedangkan korban luka berat dari penumpang  Grand Max, Andi (21) warga  Purbalingga, Ari (40) warga Cirebon keduanya di rawat di RS Mitra Plumbon. Serta penumpang suzuki AVP Wendi (48)  warga Blok. C 18 No. 9 Komplek Peruri Karawang Barat yang menjalani perawatan di RS Cideres.

Kapolres menyebutkan, berdasarkan keterangan saksi, para penumpang AVP tersebut adalah karyawan Perum Peruri yang hendak berwisata ke Jawa Tengah. Mereka tak menduga akan mengalami musibah di perjalanan. Sedangkan Carim dan dua temannya sedianya akan mengirim ayam buras dari Cirebon menuju Bekasi.

Untuk mengetahui penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas tersebut Tim Road Accidebt Rescue-Traffic Accident Analysis (RAR-TAA) dari Polda Jabar dan Mabes Polri dibantu Satuan lalu lintas Polres Majalengka melakukan olah Tenpat Kejadian Perkara. Di antaranyan dengan melakukan pengukuran dan pemotretan menggunakan camera scaner di sejumlah titik kejadian, itu untuk mengetahui secara pasti laju kecepatan kedua kendaraan yang terlibat tabrakan terutama kendaraan yang menyebrang arah ke jalur lawan.

Kasie Sidik Laka, Subdiklaka Dikgakum Korlantas Mabes Polri, Ajun  Komisaris Besar Polisi Twedi Aditya menyebutkan, penyebab kecelakaan selain karena kelalaian pengemudi juga akibat minimnya sarana dan prasarana di ruas jalan Cikopo, hingga menyebabkan kendaraan korban menyebrang ke jalur lawan.

Untuk mengantisipasi dan meminimalisir terjadinya kecelakaan di ruas jalan yang berlawanan arah diperlukan pembatas jalan di bagian tengah atau baririer. Itu bisa berfungsi untuk menahan laju kendaraan bila berpindah ke jalur kearah lawan.***

Bagikan: