Pikiran Rakyat
USD Jual 14.282,00 Beli 14.184,00 | Umumnya cerah, 18.2 ° C

Luhut Resmikan Gerai Satu Juta Nelayan Berdaulat

Ahmad Rayadie
MENTERI Koordinator Kemaritiman RI, Luhut Binsar Pandjaitan menyerahkan bantuan kepada perwakilan nelayan dalam peresmian gerakan satu juta nelayan berdaulat di Pantai Palambang, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Sabtu, 20 Juli 2019.*/AHMAD RAYADIE/PR
MENTERI Koordinator Kemaritiman RI, Luhut Binsar Pandjaitan menyerahkan bantuan kepada perwakilan nelayan dalam peresmian gerakan satu juta nelayan berdaulat di Pantai Palambang, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Sabtu, 20 Juli 2019.*/AHMAD RAYADIE/PR

PALABUHANRATU, (PR).- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia, Luhut Binsar Pandjaitan memberikan modal melaut kepada ratusan nelayan pesisir pantai selatan Sukabumi. Selain memberikan bantuan sebesar Rp 1 juta, para nelayan juga memperoleh kelengkapan pengamanan saat akan melaut.

Bantuan  dari pemerintahan pusat yang diberikan disela-sela kunjungan kerja dalam rangka peresmian Gerai Satu Juta Nelayan Berdaulat itu berlangsung di komplek nelayan persis di Pantai Palampang di Kampung Palambang, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Sabtu, 20 Juli 2019.

Didampingi Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum dan Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, Luhut menghadiri pelepasan nelayan yang jadi pilot project program ini. Kegiatan ini juga dihadiri seribu lebih nelayan yang tersebar di pesisir selatan Kabupaten Sukabumi seperti Palabuhanratu, Cisolok, Palambang, dan lainnya.

Nelayan berharap kedatangan Luhut untuk kali ketiga ini dapat mengoptimalkan program yang digulirkan pemerintah, terutama  dapat mendorong kesejahteraan nelayan. Apalagi selama ini nelayan kerap mengeluhkan hasil tangkapannya. Kendati memasuki musim panen, mereka dihadapkan pada masalah masih belum sepenuhnya menikmati hasil panen.

Sehingga melalui program yang berupa aplikasi teknologi itu dapat mendongkrak kesejahteraan para nelayan. Aplikasi Fishnet bagi satu juta nelayan itu, merupakan salah satu upaya mendorong nelayan lebih berdaulat. "Pemerinth memastikan program Fishnet akan mengubah kesejahteraan hidup nelayan. Termasuk nelayan bisa langsung menjual hasil tangkapannya kepada pembeli. Melalui peluang dengan menggunakan aplikasi tersebut diharapkan akan lebih baik," kata Luhut.

Selain aplikasi Fishnet, pemerintah mendorong aplikasi lainnya. Seperti aplikasi yang mampu melihat posisi ikan berada yang cukup dalam sehingga nelayan bisa dengan cepat menemukan posisi ikan. "Nelayan tidak membutuhkan waktu lama untuk menangkap ikan saat melaut karena kemampuan menggunakan teknologi. Melalui teknologi ini, bisa mendapatkan ikan banyak," katanya.***

Bagikan: