Pikiran Rakyat
USD Jual 14.317,00 Beli 14.219,00 | Umumnya berawan, 25 ° C

Pasar Kopi, Ajang untuk Pecinta Kopi di Bekasi

Riesty Yusnilaningsih
ILUSTRASI.*/REUTERS
ILUSTRASI.*/REUTERS

BEKASI, (PR).- Dinas Pariwisata dan Budaya Kota Bekasi mempersiapkan gelaran Pasar Kopi Bekasi yang memasuki tahun kedua penyelenggaraan pada Rabu, 24 Juli 2019 dan Kamis, 25 Juli 2019. Gelaran ini diharapkan bisa menjadi ajang silaturahmi para penikmat kopi, sekaligus juga wahana edukasi segala hal terkait kopi kepada khalayak yang lebih luas.

“Jadi nanti acaranya akan digelar secara lengkap, tidak sekadar menghadirkan aneka varian kopi yang disuguhkan para barista asal sejumlah kedai, tapi juga kami selenggarakan talkshow agar wawasan seputar kopi bisa semakin kaya,” kata Kepala Disparbud Kota Bekasi Tedi Hafni, Kamis, 18 Juli 2019. 

Menurut Tedi, pada awalnya Pasar Kopi merupakan acara yang digelar secara swadaya oleh sejumlah anggota komunitas penikmat kopi di Bekasi. Penyelenggaraan tahun pertama pada 2018 terlaksana di kawasan Grand Galaxy City dengan melibatkan 15 tenant.

“Antusiasmenya bagus, sehari penyelenggaraan bisa menyedot 150 pengunjung,” ucap Tedi.

Respons tersebut ditambah animo masyarakat yang masih tinggi terhadap kopi, membuat Pemerintah Kota Bekasi yakin untuk ikut ambil bagian menyukseskan penyelenggaraan acara tersebut. Keterlibatan Pemkot Bekasi terwujud melalui fasilitasi lokasi acara yang dipindahkan ke Pasar Modern Sinpasa.

“Lokasinya strategis, kami harapkan akan lebih banyak lagi pengunjung yang nanti hadir. Fasilitasi kami dalam hal menjembatani penyelenggara dengan swasta yang mengelola Pasar Modern Sinpasa serta menyosialisasikannya kepada masyarakat,” ucap Tedi.

Lebih banyak peserta

Ketua Panitia Acara Pasar Kopi Bekasi Alex Faisal Dwi Putra mengatakan tahun ini pihaknya melibatkan lebih banyak pelaku usaha kopi, yakni 20 tenant. Peserta yang hadir dengan barista andalannya tersebut akan menyuguhkan aneka racikan kopi untuk para pengunjung.

“Kopinya kami pastikan semuanya dari dalam negeri, tidak ada yang diimpor dari negara lain, sebab Indonesia juga kaya akan kopi berkualitas dengan cita rasa khas yang beragam,” kata Faisal.

Tenant yang berpartisipasi tidak sekadar menyuguhkan hasil racikan kopi para barista, tapi juga menjajakan bubuk kopi yang sudah dikemas. Harga jual yang ditawarkan, dijanjikan terjangkau untuk konsumen di Kota Bekasi, yakni berkisar Rp 18.000-Rp 35.000.

Kepala Bidang Pemasaran Disparbud Kota Bekasi Helfiana Sudirman mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momen yang diselenggarakan mulai pukul 14.00 sampai 21.00 WIB itu. Sebab para pemilik kedai kopi akan menawarkan varian kopi khas nusantara yang sangat nikmat.

“Bagi orang yang tidak suka kopi, silakan datang untuk mencicipi. Siapa tahu saja setelah mencoba justru menyukainya, karena kopi bisa mengingkatkan suasana hati seseorang, tapi dengan kadar yang tidak berlebih," kata Helfiana.***

Bagikan: