Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Umumnya berawan, 26.5 ° C

Dedi Mulyadi Dukung Wacana Penggantian Nama Kabupaten Ciamis

Hilmi Abdul Halim
KETUA DPP Golkar Jabar Dedi Mulyadi di Karawang beberapa waktu lalu.*/ HILMI ABDUL HALIM/ PR
KETUA DPP Golkar Jabar Dedi Mulyadi di Karawang beberapa waktu lalu.*/ HILMI ABDUL HALIM/ PR

PURWAKARTA, (PR).- Ketua Dewan Pengurus Partai Golkar Daerah Jawa Barat, Dedi Mulyadi mendukung wacana penggantian nama Kabupaten Ciamis menjadi Galuh. Ia bahkan akan memperjuangkannya setelah dilantik menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat nanti.

"Wacana penggantian itu merupakan wacana strategis yang memiliki makna filosofis historis," kata Dedi, Jumat 19 Juli 2019. Oleh karena itu, ia mengapresiasi wacana penggantian yang digulirkan kembali oleh Bupati Ciamis Herdiat Sunarya.

Dedi beralasan, penggunaan nama Galuh akan mengembalikan kejayaan dan menguatkan kebudayaan masyarakat Kabupaten Ciamis. Sehingga, ke depannya ia meyakini karakter daerah yang kokoh dan khas akan terbentuk.

"Bupati Ciamis yang menjabat saat ini memiliki spirit terhadap sejarah peradaban daerah yang dipimpinnya," kata Dedi. Untuk itu, Ia meminta semua pihak mendukung wacana tersebut sebagai upaya meningkatkan nilai kebudayaan daerah.

Sebagai bagian dari masyarakat Jawa Barat, Dedi mengaku mendukung realisasi wacana tersebut. "Secara pribadi saya mencintai kebudayaan galuh. Barangkali nanti di Jakarta sebagai anggota DPR RI, (saya) akan memperjuangkan pengubahan nama itu," tuturnya.

Pengubahan nama daerah dinilai sebagai hal yang diperbolehkan oleh undang-undang. Dalam prosesnya nanti, Dedi mengakui akan muncul pro dan kontra di tengah masyarakat. Namun, ia meyakinkan hasilnya nanti akan memberikan makna yang besar.

Wacana tersebut mengemuka dalam pertemuan Bupati Ciamis dengan kalangan budayawan, sastrawan, juru kunci situs budaya, serta kabuyutan tatar Galuh Ciamis pada Kamis 18 Juli 2019. Menurut para peserta pertemuan, nama Galuh dinilai lebih bermakna.

"Dari sepuluh yang mengajukan pertanyaan, dapat dikerucutkan menjadi keinginan mengganti nama Ciamis menjadi Galuh," kata Bupati Ciamis Herdiat Sunarya. Mereka menilai Galuh lebih memiliki jalinan dengan perjalanan sejarah dibandingkan Ciamis.***

 

 

 

 

 

 

 

 

Bagikan: