Pikiran Rakyat
USD Jual 14.044,00 Beli 14.142,00 | Sedikit awan, 22.6 ° C

Polres Ciamis Terus Buru Pelaku Pembuangan Bayi

Nurhandoko
ILUSTRASI pembuangan bayi.*/ANTARA
ILUSTRASI pembuangan bayi.*/ANTARA

CIAMIS,(PR).- Polisi tengah mendalami keberadaan lima buku tabungan yang ditemukan tidak jauh dari tas keresek berisi mayat bayi yang dibuang di bawah pohon mahoni, tepi jalan raya Ciamis–Cirebon, Desa jelat, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis. Bayi yang dibuang tersebut dilahirkan prematur, dan berumur sekitar tujuh bulan ketika dilahirkan. 

“Kami masih mendalami buku tabungan yang ditemukan tidak jauh dari tas keserek berisi mayat bayi. Apakah ada hubungannya atau tidak, masih belum dipastikan, masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut,” tutur Kasat Reskrim Polres Ciamis Ajun Komisaris Polisi (AKP) Hendra Virmanto, Rabu, 17 Juli 2019. 

Dia mengungkapkan, setelah penemuan bayi pada Senin, 15 Juli 2019, aparat kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Pihaknya juga belum dapat memastikan apakah pelaku pembuang mayat bayi tersebut merupakan warga Ciamis atau luar kota.

“Masih dilakukan pendalaman. Yang pasti kami masih memburu pelaku,” ujarnya.

Lebih lanjut, Hendra mengatakan suasana lokasi penemuan sepi, karena jauh dari permukiman penduduk. Dia juga berharap agar masyarakat yang memiliki informasi lebih lanjut terkait dengan temuan tersebut, melaporkan kepada polisi.

“Beberapa orang sudah diminta keterangannya, akan tetapi semuanya tidak melihat orang mencurigakan. Memang lokasinya sepi dan jauh dari permukiman,” tuturnya.

Seperti diberitakan Pikiran Rakyat sebelumnya, warga Dusun Mekarmulya, Desa Jelat, Kecamatan Baregbeg, Ciamis, pada Senin, 15 Juli 2019  digegerkan dengan penemuan sosok mayat bayi di dalam tas keresek yang dibuang di bawah pohon mahoni di sisi jalan Ciamis-Cirebon. Saat ditemukan pertama oleh Yana sekitar pukul 8.00 WIB, kondisi bayi masih berlumur darah serta terdapat tali pusar.***

Bagikan: