Pikiran Rakyat
USD Jual 14.279,00 Beli 14.181,00 | Langit umumnya cerah, 25.9 ° C

Gubernur Masih Pertimbangkan Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan

Novianti Nurulliah
RATUSAN hektare sawah di Kabupaten Kuningan puso akibat kekeringan.*/NURYAMAN/PR
RATUSAN hektare sawah di Kabupaten Kuningan puso akibat kekeringan.*/NURYAMAN/PR

BANDUNG,(PR).- Gubernur Jawa Barat Mochamad Ridwan Kamil mengakui pihaknya terus berupaya mengatasi dampak kekeringan di Jabar, termasuk rencana menetapkan status siaga darurat bencana kekeringan di Jabar.

"Kekeringan,  saya masih mengkaji karena solusi-solusi sudah dilakukan dengan para bupati sudah saling menggilir (irigasi) itungannya harian,  seharinya untuk di kelompok tani itu," katanya, di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu 17 Juli 2019.

Lainnya, kata dia, PDAM sudah bergerak membuat truk air guna menyuplai air bersih. Pihaknya pun sedang mengkaji dengan BMKG untuk rekayasa cuaca.

"Jadi ini sedang kita kerjakan, jadi ini untuk tiba-tiba langsung ke status itu bukan tidak mungkin tapi sedang kita ikhtiarkan dulu,"ucap dia.

Sebelumnya di Kuningan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat dan BPBD kabupaten dan kota di Jawa Barat sepakat mengajukan rekomendasi kepada Gubernur Jabar untuk menetapkan wilayah Jawa Barat dalam status siaga darurat bencana kekeringan. Jangka waktu yang disepakati yaitu mulai 1 Agustus sampai 31 Oktober 2019.

Hal itu disepakati melalui Rapat Koordinasi Persiapan Menghadapi Siaga Darurat Bencana Kekeringan di Jawa Barat tahun 2019, antara BPBD Provinsi Jabar dengan BPBD kabupaten dan kota se-Jawa Barat yang digelar BPBD Provinsi Jabar, di Hotel Horison Titra Sanita, Kabupaten Kuningan, Selasa, 16 Juli 2019.

“Hasil kesepakatan rakor ini selanjutnya akan kami sampaikan kepada Gubernur Jawa Barat, untuk menetapkan wilayah Jabar dalam status tersebut mulai tanggal 1 Agustus sampai dengan 31 Oktober 2019, melalui surat keputusan Gubernur Jabar,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Jawa Barat Didi Aji Sidik, seusai memimpin dan memberikan materi dalam rakor tersebut.***

 

Bagikan: