Pikiran Rakyat
USD Jual 14.279,00 Beli 14.181,00 | Sedikit awan, 16.1 ° C

Dr Aqua Dwipayana: Jangan Lelah Ajak Masyarakat Atasi Sampah!

Tim Pikiran Rakyat
null
null

BOGOR, (PR).- Pakar Komunikasi Dr Aqua Dwipayana menegaskan semua pegiat lingkungan harus berusaha secara optimal untuk menjadi teladan. Di manapun mereka berada yang dimulai dari lingkungan terkecil yakni keluarga, harus terus berupaya jadi role model dan konsisten berbuat baik.

Penegasan itu disampaikan Dr Aqua di depan ratusan peserta Workshop Peningkatan Kualitas Bank Sampah pada Selasa, 16 Juli 2019 yang dilaksanakan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor di hotel Royal Safari Garden, Puncak, Kabupaten Bogor. Bupati Bogor Ade Yasin hadir memberikan sambutan di acara tersebut.

Pada sharing Komunikasi dan Motivasi itu Aqua menyampaikan materi berjudul Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Pengurus Bank Sampah untuk Mengoptimalkan Kinerja. Semua peserta antusias mengikuti sesi hingga akhir kegiatan.

Motivator internasional itu menambahkan sebagai pegiat lingkungan dengan fokus utama mengelola sampah di tempat tinggalnya masing-masing harus banyak sabar. Masalahnya tidak semua warga mau mengikuti ajakan mereka untuk membersihkan sampah-sampah di dekat rumah atau kantornya.

Pengalaman selama ini menurut Dr Aqua masih ada saja warga yang tidak peduli dengan lingkungan. Meski sudah berkali-kali diajak dan diberi contoh membersihkan sampah di sekitar tempat tinggalnya..

"Sebagai pegiat lingkungan harus ekstra sabar menghadapi masyarakat yang tidak disiplin untuk membersihkan sampah-sampah di sekitar tempat tinggal atau kantornya. Terpenting jangan pernah lelah melakukannya. Yakinlah suatu saat kelak kesadaran mereka tentang sampah akan muncul," ungkap Bapak dua anak yang jadwal sharing Komunikasi dan Motivasinya akhir-akhir ini sangat padat.

Saling Belajar

Kepada peserta workshop Dr Aqua menyarankan agar pertemuan selama tiga hari itu, mulai Senin sampai Rabu ini,  15 - 17 Juli 2019, dimanfaatkan secara optimal untuk saling belajar dengan sesama pegiat lingkungan khususnya pengelola bank sampah. Mereka yang banyak punya pengalaman mengelola sampah agar jangan pelit berbagi dengan peserta Workshop.

Selain dari narasumber yang merupakan pakar di bidangnya, tambah Dr Aqua, galilah ilmu dan pengalaman sebanyak-banyaknya dari peserta yang sukses mengelola bank sampah. Contoh keteladan mereka dan terapkan di tempat tinggal masing-masing. Insya Allah kesuksesan juga akan diraih.

"Teruslah jalin komunikasi dan silaturahim dengan sesama peserta Workshop. Selalulah saling tukar informasi dan pengalaman. Dengan begitu bank sampah yang dikelola sama-sama maju," ujar motivator yang telah bicara depan ratusan ribu orang ini.

Di awal sharing-nya Dr Aqua mengatakan semua peserta workshop perlu bersyukur karena di antara sekitar 5,8 juta penduduk Kabupaten Bogor, mereka terpilih untuk ikut acara tersebut. Banyak yang ingin hadir namun tidak mendapat undangan. Hal membuktikan bahwa mereka adalah orang-orang terbaik dan pilihan. Terpilih sebagai peserta workshop merupakan suatu kehormatan sekaligus cobaan.

"Tunjukkanlah bahwa semua peserta memang orang yang terbaik sehingga panitia yang mengundang senang. Ini merupakan pertanggungjawaban kepada Pemerintah Kabupaten Bogor dan masyarakat di sekitar tempat tinggalnya," pungkas Dr Aqua.

Minta Foto

Saat sesi tanya-jawab banyak sekali yang bertanya. Waktu yang terbatas menyebabkan tidak semua peserta mendapat kesempatan bertanya. Selain itu mereka ramai-ramai minta foto sama Dr Aqua termasuk ada yang selfie.

Tidak hanya itu. Mereka juga rebutan minta tanda tangan Dr Aqua di buku super best seller The Power of Silaturahim: Rahasia Sukses Menjalin Komunikasi dan Produktif Sampai Mati. Kepada semua peserta diberikan dua buku tersebut.

Sementara Bupati Bogor Ade Yasin dalam sambutannya menegaskan memberi perhatian besar pada pengelolaan sampah di Kabupaten Bogor. Apalagi sampai hari ini Pemerintah Kabupaten Bogor belum bisa mengatasi semua sampah yang ada. Untuk itu meminta kepada masyarakat agar membantu secara maksimal. "Saya kedepankan totalitas dalam mengatasi sampah di Kabupaten Bogor. Targetnya bukan untuk mendapatkan Piala Adipura tapi agar Kabupaten Bogor bebas sampah," ujar perempuan yang baru sekitar enam bulan jadi Bupati Bogor tersebut.

Ade mengucapkan terima kasih kepada semua peserta workshop dan berharap agar mereka maksimal mengelola sampah di lingkungan masing-masing. Dengan begitu mereka secara nyata telah membantu pemerintah Kabupaten Bogor.***

Bagikan: