Pikiran Rakyat
USD Jual 14.282,00 Beli 14.184,00 | Umumnya cerah, 20.5 ° C

BMKG Prediksi Ada Peningkatan Kecepatan Angin

Tati Purnawati

ILUSTRASI peningkatan kecepatan angin.*/DOK. KABAR BANTEN
ILUSTRASI peningkatan kecepatan angin.*/DOK. KABAR BANTEN

MAJALENGKA,(PR).- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Jatiwangi Majalengka memprediksi akan terjadi potensi peningkatan kecepatan angin di Wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan terhitung mulai 16 – 18 Juli 2019. 

Kondisi peningkatan kecepatan angin di wilayah Ciayumajakuning  diprakirakan dapat mencapai nilai maksimum hingga 56 km/jam.

Menurut keterangan Forecaster BMKG Stasiun Jatiwangi, Ahmad Faa Izyn, Selasa 16 Juli 2019, peningkatan kondisi kecepatan angin disebabkan oleh adanya perbedaan tekanan udara yang cukup signifikan di wilayah utara dan selatan ekuator. 

Posisi matahari yang berada di Utara ekuator mendukung terbentuknya pusat tekanan rendah di wilayah tersebut yang mencapai 998 hPa, sedangkan di wilayah Selatan mulai terbentuk pusat tekanan tinggi (1033 hPa), perbedaan tekanan yang cukup signifikan tersebut berpengaruh pada peningkatan kecepatan angin di wilayah Selatan ekuator. 

Mengingat wilayah Ciayumajakuning yang berada di Selatan dekat dengan pusat tekanan tinggi yang berada di daratan Aurstalia dan didukung oleh faktor lokal adanya Gunung Ciremai . Angin bertiup ke atas kemudian balik ke bawah dengan kecepatann yang lebih tinggi.

“Berdasarkan hasil pengamatan hari ini, Selasa (16/7/2019), arah kecepatan angin umumnya dari arah Tenggara hingga Selatan dengan kecepatan maksimum mencapai 48 km/Jam.” kata Ahmad Faa Izyn. 

Menurutnya, kondisi peningkatan kecepatan angin di wilayah Ciayumajakuning  diprakirakan dapat mencapai nilai maksimum hingga 56 km/jam dan masih akan berlangsung hingga 2 hari kedepan. Suhu udara pada malam hari hingga pagi hari akan tersa dingin. 

Ahmad Faa Izyn menyatakan masyarakat dihimbau agar lebih waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti pohon tumbang dan juga peningkatan tinggi gelombang mencapai  lebih dari 1,5  meter di Perairan Utara Cirebon dan Indramayu. Kewasdaan juga terhadap kondisi tubuh karena debu yang akan terbawa angin yang cukup kencang.***
 

Bagikan: