Pikiran Rakyat
USD Jual 14.279,00 Beli 14.181,00 | Umumnya cerah, 27.8 ° C

Asep Dedi Digeser ke Inspektorat, Jabatan Sekda Cirebon Bakal Dilelang

Ani Nunung Aryani
ILUSTRASI lelang jabatan.*/ DOK PIKIRAN RAKYAT
ILUSTRASI lelang jabatan.*/ DOK PIKIRAN RAKYAT

CIREBON, (PR).- Jabatan Sekretaris Daerah (sekda) Kota Cirebon bakal dilelang menyusul digesernya Asep Dedi dari Sekda menjadi Inspektur Kota Cirebon, dalam pelaksanaan mutasi dan rotasi yang dilakukan  Rabu 17 Juli 2019.

Meski kabar bakal digesernya Asep Dedi dari posisi sebagai sekda sudah santer terdengar belakangan ini, namun tak ayal hal itu tetap mengundang sejumlah rumor.

Di antara rumor yang berkembang yakni, kinerja Asep Dedi selama lebih dari lima tahun sebagai sekda yang dinilai kurang cakap. Namun Wali Kota Cirebon, Nashrudin Azis menyangkal digesernya Asep Dedi, sebagai bentuk sanksi.

Menurutnya, sebagai seorang sekda, Asep Dedi sudah menunjukkan kinerjanya yang maksimal. Karena itu, Azis kembali meminta agar pergeseran yang dilakukan, tidak dianggap sebagai suatu hukuman.

Azis menegaskan pergeseran tersebut merupakan hasil dari evaluasi yang secara berkala rutin dilakukan terhadap kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN). 

Pergeseran tersebut dilakukan setelah evaluasi rutin yang dilakukan terhadap kinerja ASN setelah 5 tahun memegang jabatan tertentu.

Dari hasil evaluasi yang dilakukan ternyata bakat serta kemampuan Asep Dedi di inspektorat. “Pergeseran Pak Asep Dedi bukan penurunan atau sanksi atau bahkan hukuman. Bukan sama sekali. Hasil evaluasi rutin, Pak Asep Dedi memiliki kemampuan dan bakat yang tinggi untuk menempati inspektorat,” ungkap Azis  pelantikan pejabat tinggi pratama serta pejabat pengawas dan fungsional di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon di ruang Adipura Kencana, Balaikota Cirebon, Rabu.

Azis menunjuk Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Cirebon, Anwar Sanusi, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekda. 

Kepala puskesmas

Selain Asep Dedi, Direktur RSUD Gunungjati Cirebon Bunadi juga digeser. Bunadi rencananya akan diberi tugas sebagai kepala puskesmas dengan fasilitas rawat inap. 

Seperti halnya Asep Dedi, Azis menegaskan, pergeseran Bunadi dari jabatan semula juga bukan penurunan penurunan jabatan, melainkan hasil evaluasi sebagaimana ketentuan yang berlaku.

Jabatan Sekda Kota Cirebon akan dilakukan open bidding bersamaan dengan pejabat eselon dua lainnya yang saat ini kosong di sejumlah dinas.

Khusus jabatan sekda, Azis menghendaki figur yang dapat mengoordinasikan semua satuan perangkat kerja daerah (SKPD) demi mengimplementasikan program-program kerja kepala daerah. Selain itu, sekda juga harus bisa memberi solusi kepada kepala daerah maupun SKPD.

Azis mengaku telah memerintahkan pembentukan panitia seleksi (pansel) bulan ini juga, sehingga pada Agustus mendatang, rotasi, mutasi dan promosi gelombang kedua bisa dilaksanakan.

“Khusus untuk pansel sekda, terdiri dari lima orang yang semuanya berasal dari luar dinas,” ungkap Azis.

Sedangkan untuk pansel eselon dua lainnya juga terdiri dari lima orang, namun tiga orang dari pihak luar dan dua orang lainnya dari pihak dalam. Untuk pihak luar terdiri dari akademisi dari sejumlah perguruan tinggi baik yang ada di Kota Cirebon maupun di Bandung.

Mengendalikan hati

Pada kesempatan yang sama, Azis berpesan kepada setiap ASN, untuk mengendalikan hati dan mengontrol kalbu masing-masing.

“Kendalikan kekecewaan dan kendalikan pula kegembiraan,” ungkap Azis. 

Karena kekecewaan yang tidak dikendalikan justru bisa berubah menjadi angkara murka dan akan menjerumuskan kita ke dalam permasalahan-permasalahan lainnya. “Mudah-mudahan apa yang kita lakukan hari ini diridhoi Allah SWT,” ungkap Azis.

Sementara itu, Asep Dedi yang dikonfirmasi mengungkapkan, dia siap untuk ditempatkan dimana pun. “Sebagai ASN saya siap ditempatkan dimanapun,” ungkap Asep.

Bahkan Asep tidak merasa turun tingkat dan tetap bersyukur terhadap amanah yang telah diberikan kepada dirinya. 

Tugas sebagai inspektur menurut Asep tidaklah mudah. Karena harus mengawasi jalannya pemerintahan agar tetap bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.***

Bagikan: