Pikiran Rakyat
USD Jual 14.282,00 Beli 14.184,00 | Umumnya cerah, 20.5 ° C

Menang Mudah, Gregoria Hempaskan Wakil Thailand

Wina Setyawatie
GREGORIA Mariska Tunjung amankan tiket babak kedua Blibli Indonesia Open 2019 setelah menyingkirkan wakil Thailand, Pornpawee Chochuwong dengan kemenangan mudah 21-10, 21-8 kurang dari 30 menit di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (16/7/2019). Dia kembali bertemu dengan Ratchanok Intanon di babak selanjutnya. Tahun lalu, unggulan ketujuh tersebut mengalahkan Gregoria di babak kedua.*/PBSI
GREGORIA Mariska Tunjung amankan tiket babak kedua Blibli Indonesia Open 2019 setelah menyingkirkan wakil Thailand, Pornpawee Chochuwong dengan kemenangan mudah 21-10, 21-8 kurang dari 30 menit di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (16/7/2019). Dia kembali bertemu dengan Ratchanok Intanon di babak selanjutnya. Tahun lalu, unggulan ketujuh tersebut mengalahkan Gregoria di babak kedua.*/PBSI

JAKARTA, (PR).- Gregoria Mariska Tunjung mengamankan tiket babak kedua Blibli Indonesia Open 2019. Dia mengulang pencapaiannya tahun lalu.

Bertanding di Istora Senayan, Jakarta, Selasa, 16 Juli 2019, pemain asal klub Mutiara Cardinal Bandung ini maju setelah mengempaskan wakil Thailand, Pornpawee Chochuwong dengan kemenangan mudah 21-10 dan 21-8, kurang dari 30 menit.

Di babak kedua, dia kembali akan bertemu dengan rivalnya tahun lalu, Ratchanok Intanon yang sebelumnya menyingkirkan pemain Indonesia lainnya, Ruselli Hartawan. 

Tahun lalu, Gregoria kandas dalam drama tiga gim atas Ratchanok. Kali ini, dia mengaku ingin revans. Pada pertemuan terakhir di Malaysia Open 2019, Gregoria kalah dua gim langsung. 

"Bertemu Ratchanok, harus main penuh motivasi. Jangan gampang buang poin dan saya harus bisa memberikan perlawanan sengat, agar bisa dapat percaya dirinya," kata Gregoria usai pertandingan. 

Kesempatan

Pada penampilan pembukanya kemarin, Gregoria tampil cukup baik. Meskipun beberapa kali masih salah mengantisipasi pergerakan bola, lawan ternyata lebih parah. Di gim pertama terlihat Pornpawee masih bermain kurang lepas, hingga Gregoria pun memiliki banyak kesempatan untuk menekan. 

"Di gim awal, dia (Pornpawee -Red.) mainnya seperti kurang lepas. Jadi saya ada kesempatan untuk menekan dan memegang permainan," ujarnya. 

Di gim kedua, Gregoria tampil apik. Sejak awal, pukulan-pukulan halusnya menyulitkan pergerakan lawan. Bahkan Gregoria memimpin jauh di interval dengan 11-4. Pornpawee pun banyak mati langkah

"Sebenarnya bola saya tidak terlalu sulit, tapi lawan yang banyak melakukan kesalahan sendiri. Menyulitkan dirinya sendiri," katanya.

Menurut pemain kelahiran Wonogiri tersebut, bola-bola Pornpawee tidak "sejahat" Ratchanok. 

Harus fokus

Sementara itu, menghadapi Gregoria, Ratchanok mengaku harus menjaga konsentrasinya. Begitu hilang pola, maka menurutnya akan berbahaya. 

"Kalau bertemu dengan pemain Indonesia lagi, harus konsentrasi dan perpegangan main dengan pola saya sendiri. Karena kalau lewat polanya, maka bisa hilang konsentrasinya. Apalagi dukungan pasti akan kepada pemain Idnonesia. Namun, buat saya, mengatasi angin di Istora ini lebih sulit dari pada mengatasi teriakan para suporter Indonesia," ujarnya. 

Menurutnya, kuncinya nanti adalah bagaimana menjaga polanya. Bila main bagus, dia menilai sudah pasti hasil yang diperolehnya juga akan bagus. 

"Saya berpikirnya seperti itu. Saya sudah bermain di Indonesia banyak kali. Mulai dari lawan Firdasari hingga sekarang lawan Gregoria, jadi saya belajar lebih banyak lagi. Saya berpikiran ini adalah turnamen besar, jadi harapannya bisa rebut juara disini," katanya. ***

Bagikan: