Pikiran Rakyat
USD Jual 14.317,00 Beli 14.219,00 | Sedikit awan, 25.3 ° C

Diduga Hasil Hubungan Gelap, Bayi Dibuang di Bawah Pohon Mahoni

Nurhandoko
ILUSTRASI pembuangan bayi.*/ANTARA
ILUSTRASI pembuangan bayi.*/ANTARA

CIAMIS,(PR).- Warga Dusun Mekarmulya, Desa Jelat, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis dibuat geger dengan ditemukannya sosok bayi dibungkus tas keresek di bawah pohon sisi jalan  Ciamis – Cirebon, Senin 15 Juli 2019). Saat ditemukan bayi perempuan dengan tali ari masih menempel di tubuhnya, sudah meninggal.  

Diperkirakan saat dibuang, bayi tersebut belum lama dilahirkan, karena saat ditemukan bayi masih berlumur darah segar. Bayi tersbut dibuang pada pagi hari, sebelum banyak  orang melintas. Lokasi pembuangan bayi malang, yang tidak jauh dari projek pengerjaan pembuatan saluran air  sehingga pada siang hari kondisinya ramai.  

Bayi dalam tas keresek, ditemukan pertama oleh Mulyana (43) sekitar pukul 8.00 WIB.  Saat berjalan kaki melintas lokasi, dia curiga ketika melihat tas keresek warna hitam tergeletak di bawah pohon. Begitu melihat isinya, dia spontan berteriak kaget, ketika melihat ada kaki bayi.  
Temuan tersebut langsung diberitahukan kepada teman kerjanya, Dudung serta beberapa pekerja lain yang mulai datang ke lokasi proyek pengerjaan saluran air.  Bersama warga, melaporkan temuan tersbeut kepada polisi.

“Tas hitam ada di bawah pohon mahoni. Begitu dilihat isinya, tampak kaki. Spontan teriak kaget,” ungkap Mulyana.

Warga kemudian membawa mayat bayi tersebut ke klinik Puskesmas pembantu Desa Sukamulya. Ketika dilihat oleh bidan Rohyati, kondisi bayi masih berlumur darah berikut ari-arinya.

“Tali arinya masih ada, kondisinya sudah meninggal. Kemungkinan ketika ditemukan belum lama dilahirkan,” ujar Rohyati.

Sementara itu Tim Inafis Polres Ciamis juga datang ke lokasi ditemukannya mayat bayi dalam tas kersek hitam. Mayat bayi kemudian dibawa ke RSUD Ciamis untuk penanganan selanjutnya. Ada dugaan bayi yang dibuang merupakan hasil hubungan gelap.***
 

Bagikan: