Pikiran Rakyat
USD Jual 14.031,00 Beli 14.129,00 | Sebagian berawan, 21.6 ° C

Bupati Sidak RSUD Ciamis: Benahi Pelayanan yang Lambat

Nurhandoko
BUPATI Ciamis Herdiat Sunarya bersama Wakil  Bupati Yana D Putra melihat kondisi gudang peralatan ketika melakukan inspeksi mendadak ke RSUD Ciamis, Senin, 15 Juli 2019. Rumah sakit plat merah tersebut diminta meningkatkan pelayanan.*/NURHANDOKO WIYOSO/PR
BUPATI Ciamis Herdiat Sunarya bersama Wakil Bupati Yana D Putra melihat kondisi gudang peralatan ketika melakukan inspeksi mendadak ke RSUD Ciamis, Senin, 15 Juli 2019. Rumah sakit plat merah tersebut diminta meningkatkan pelayanan.*/NURHANDOKO WIYOSO/PR

CIAMIS,(PR).- Bupati Ciamis Herdiat Sunarya tidak menemukan beberapa dokter saat melakukan inspeksi mendadak di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciamis, Senin, 15 Juli 2019. Kegiatan tersebut menindaklanjuti salah satu keluhan masyarakat yang menyoroti pelayanan di rumah sakit plat merah tersebut.

Dalam kunjungan mendadaknya, Herdiat didampingi Wakil Bupati Yana D Putra. Saat mengunjungi poli, kedua pimpinan tatar galuh Ciamis tidak bertemu dengan beberapa dokter yang ditanyakan. Tidak adanya tenaga medis dimaksud, mengakibatkan pelayanan menjadi lambat.

Saat berkunjung itu, Herdiat tidak hanya sekadar melihat langsung proses pelayanan, akan tetapi juga sempat beberapa kali dialog dengan warga yang belum mendapatkan pelayanan, meski pun sudah antri sejak pagi. Termasuk juga melihat fasilitas lain seperti gudang tempat menyimpan barang, serta gudang obat.

“Saya tanya ada warga yang datang daftar setelah subuh, akan tetapi belum dilayani. Dokter juga belum datang. Ini harus dievaluasi, karena menyangkut pelayanan masyarakat,” katanya.

Selain mendapati beberapa tenaga dokter tidak ada ditempat, Herdiat juga menilai masih ada beberapa peralatan yang tidak manfaatkan secara maksimal. Untuk itu, lanjutnya dia menegaskan bahwa kondisi tersebut harus segera diakhiri.

“Pelayanan kepada masyarakat harus lebih ditingkatkan. Jangan sampai yang sakit bertambah parah akibat pelayanan kurang optimal. Ini adalah tanggung jawab semua, tidak hanya rumah sakit akan tetapi juga yang lain,” ujarnya.

Berkenaan temuan inspeksi yang dilakukan bupati, Direktur RSUD Ciamis Aceng Solahudin tidak menampik masih adanya kekurangan tersbeut. Hal tersebut juga disebabkan karena sampai saat ini masih kekurangan tenaga dokter, terutama dokter spesialis.

Saat ini, RSUD Ciamis membutuhkan dokter spesialis Telingga Hidung teggorokan (THT), ortopedi, sepesialis jantung dan paru-paru. Tenaga dokter tersebut, masing-masing hanya dilayani oleh seorang dokter spesialis.

“Pasian yang datang ratusan. Tadi memang ada dokter yang tidak ada ditempat, karena izin. Selain itu juga ada yang sedang melakukan kunjungan ke pasien atau visite ruangan. Kami akui masih kekurangan tenaga sehingga untuk beberapa jenis pelayanan masih lama,” ujar Aceng.

Salah satu upaya yang Pihak RSUD Ciamis mengurangi waktu tunggu antrian, lanjutnya dengan memberlakukan sistem pendaftaran secara online. Dengan demikian warga dapat memerkirakan kapan datang ke rumah sakit.

“Ketika mengetahui jadwal, nomor urut, warga dapat memerkirakan jam berapa datang ke rumah sakit. Tidak perlu lagi ngantre dari subuh. Kami juga terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.***

Bagikan: