Pikiran Rakyat
USD Jual 13.896,00 Beli 13.994,00 | Sebagian cerah, 21 ° C

Waduk Jatiluhur Dicanangkan sebagai Destinasi Wisata Olahraga Paddleboard

Hilmi Abdul Halim
RATUSAN pengunjung mengikuti eksebisi paddleboard dan kayak tingkat nasional pertama di Waduk Jatiluhur, Minggu, 14 Juli 2019. Kegiatan tersebut sekaligus mencanangkan Waduk Jatiluhur sebagai destinasi wisata olahraga air bertaraf nasional.*/HILMI ABDUL HALIM/PR
RATUSAN pengunjung mengikuti eksebisi paddleboard dan kayak tingkat nasional pertama di Waduk Jatiluhur, Minggu, 14 Juli 2019. Kegiatan tersebut sekaligus mencanangkan Waduk Jatiluhur sebagai destinasi wisata olahraga air bertaraf nasional.*/HILMI ABDUL HALIM/PR

PURWAKARTA, (PR).- Ratusan pengunjung mengikuti eksebisi paddleboard dan kayak tingkat nasional pertama di Waduk Jatiluhur, Minggu, 14 Juli 2019. Kegiatan tersebut sekaligus mencanangkan Waduk Jatiluhur sebagai destinasi wisata olahraga air bertaraf nasional.

"Peserta inti yang berlomba sekitar 200 orang tapi masyarakat bisa ikut paddling. Berlatih sebentar, langsung bisa," kata Direktur Utama Jasa Tirta II, Saefudin Noer saat ditemui di lokasi. Hal itu menunjukkan olahraga paddleboard mulai banyak digemari masyarakat saat ini.

Badan Usaha Milik Negara yang dipimpinnya itu berusaha memanfaatkan popularitas olahraga paddleboard untuk mendongkrak sektor pariwisata di Waduk Jatiluhur. Terutama, menarik minat wisatawan dari kalangan ekonomi menengah ke atas dan perkotaan.

"The First Jatiluhur Stand up Paddle and Kayak Exhibition 2019 adalah upaya memperkuat destinasi wisata, memperkenalkan kembali Jasa Tirta sebagai BUMN yang berpotensi mengembangkan pariwisata sekaligus mengangkat kreativitas lokal dan ekonomi kreatif," tutur Saefudin.

Untuk membuat Waduk Jatiluhur sebagai destinasi wisata olahraga air seperti paddleboard, Jasa Tirta II menyiapkan sejumlah sarana prasarana penunjang. Mulai dari dermaga terapung hingga pelatihan singkat bermain paddleboard menggunakan peralatan yang berstandar.

RATUSAN pengunjung mengikuti eksebisi paddleboard dan kayak tingkat nasional pertama di Waduk Jatiluhur, Minggu, 14 Juli 2019. Kegiatan tersebut sekaligus mencanangkan Waduk Jatiluhur sebagai destinasi wisata olahraga air bertaraf nasional.*/HILMI ABDUL HALIM/PR

Paddleboard dari Hawaii

Sementara itu, pendiri Komunitas Stand Up Paddle Indonesia, Heriyanto menjelaskan olahraga paddleboard merupakan gabungan papan seluncur (surfing) dengan dayung seperti kano dan kayak. "Sebenarnya olahraga ini sudah dikenalkan dari 1990-an di Hawaii," katanya.

Berbeda dengan surfing, paddleboarding biasa dimainkan dalam kondisi air yang lebih tenang. Karena itu, olahraga tersebut lebih cocok dimainkan di danau, sungai atau pun pantai dengan ombak yang tenang.

Perkembangan paddleboard semakin pesat pada era 2000-an. Hal itu ditandai dengan kemunculan olahraga turunannya seperti paddleboard race, stand up paddle surfing hingga yoga paddleboard. "Masuk Indonesia pada awal 2010-an dibawa para wisatawan asing," kata Hariyanto.

Waduk Jatiluhur dinilai cocok untuk penyelenggaraan kegiatan olahraga paddleboard. Selain ditunjang area perairannya yang luas juga terdapat pemandangan yang mempesona.

Penyelenggaraan acara kali ini disambut antusias oleh penggemar olahraga paddleboard maupun masyarakat lainnya. Olahraga tersebut dinilai cukup mudah bahkan oleh pengunjung anak-anak seperti diakui Muhammad Dwi Arya (11). "Olahraga ini seru, bisa (bermain sambil) bergaya," katanya.

Sebelumnya, Ketua panitia acara Dadan Hidayat menyatakan kesiapan Waduk Jatiluhur untuk menjadi lokasi perlombaan paddleboard antara Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pujiastuti melawan pendiri Facebook Mark Zuckerberg. "Kami menantang mereka berdua untuk unjuk kebolehan bermain paddleboard di Waduk Jatiluhur," ujarnya.***

Bagikan: